Pencarian

Perusahaan Antariksa AS Tekanan Trump Tarik Diri dari KTT Paris, 120 Delegasi Tetap Bahas Regulasi Ruang Angkasa

Sabtu, 12 September 2026 • 05:01:01 WIB
Perusahaan Antariksa AS Tekanan Trump Tarik Diri dari KTT Paris, 120 Delegasi Tetap Bahas Regulasi Ruang Angkasa
KTT Antariksa Internasional resmi dibuka di Paris dengan hampir 120 delegasi asing.

PARIS — Konferensi Tingkat Tinggi Antariksa Internasional pertama resmi dibuka di Paris dengan hampir 120 delegasi asing. Agenda utama: keamanan, regulasi, dan pengembangan komersial ruang angkasa. Namun sejumlah perusahaan antariksa besar AS memilih absen.

SpaceX, Blue Origin, produsen roket Stoke Space, dan startup pusat data antariksa Starcloud telah memberi tahu otoritas Prancis soal pembatalan partisipasi mereka. Informasi itu disampaikan seorang pejabat dari kementerian antariksa Prancis.

Siapa yang Menekan dan Apa Alasannya

Politico melaporkan Kantor Kebijakan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (OSTP) Gedung Putih mendesak sejumlah perusahaan antariksa AS untuk tidak menghadiri acara tersebut. Peringatannya: kehadiran bisa dipandang sebagai dukungan terhadap posisi kebijakan Eropa.

Pejabat OSTP menyampaikan ke perwakilan industri bahwa Prancis tidak berkoordinasi dengan AS soal KTT itu. Prancis juga dituduh melakukan "praktik antipersaingan." Panel-panel diskusi dinilai tidak dirancang untuk memasukkan perspektif Amerika dan berpotensi melemahkan upaya industri AS.

Juru bicara Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Antariksa Prancis menegaskan pihaknya tetap ingin bekerja sama dengan mitra dan sekutu di AS.

"Kami tentu saja ingin terus bekerja sama dengan mitra dan sekutu kami di AS, meskipun perubahan arah strategis dan tekanan politik terkadang membuat tugas ini menjadi rumit tanpa alasan yang perlu."

Menteri antariksa Prancis Philippe Baptiste menyampaikan pesan langsung lewat platform X.

"Amerika tidak hanya disambut baik, kami ingin kalian hadir di sana. Jangan takut terhadap multilateralisme."

Undang-Undang Antariksa UE dan Konfrontasi Simbolis

Xavier Pasco, direktur Foundation for Strategic Research, menilai ketidakhadiran perusahaan besar AS dipengaruhi faktor politik. Uni Eropa tengah menyiapkan Undang-Undang Antariksa (Space Act) yang akan menetapkan kerangka tata kelola kegiatan antariksa.

AS juga ingin memiliki andil dalam penetapan aturan baru tersebut. "Oleh karena itu, terdapat aspek konfrontasi simbolis," ujar Pasco dalam wawancara dengan lembaga penyiaran publik Belgia, RTBF, Rabu.

Astronaut Prancis Thomas Pesquet, utusan khusus Presiden Macron untuk KTT tersebut, menyebut antariksa terdampak pergolakan geopolitik. Pernyataan itu disampaikannya kepada saluran televisi Prancis TF1 pada Selasa (8/9).

Perintah Eksekutif Trump dan Ambisi Bulan 2028

Penarikan diri perusahaan-perusahaan AS terjadi tak lama setelah Presiden Donald Trump mengunggah gambar di platform Truth Social bertuliskan "The Moon is Ours" di samping bendera AS.

Pada Desember 2025, Trump menandatangani perintah eksekutif "Memastikan Superioritas Amerika di Antariksa." Isinya menyerukan AS kembali mengirim warganya ke Bulan pada 2028, meletakkan landasan ekonomi di Bulan, dan mempersiapkan perjalanan menuju Mars.

Eric Berger, editor senior bidang antariksa di Ars Technica, menyebut salah satu motivasi penarikan diri adalah pandangan pejabat kebijakan AS bahwa industri antariksa komersial merupakan kekuatan utama Amerika yang harus dilindungi.

Seorang pejabat perusahaan antariksa yang menghadiri KTT mengaitkan pembatalan itu dengan sikap Trump terhadap Eropa dan Macron.

"Ini sangat khas Trump. Trump suka meremehkan orang-orang Eropa … dan terlebih lagi Macron, yang entah bagaimana mewakili 'kepemimpinan' Eropa."

Eropa Diversifikasi Kemitraan, IRIS² Jadi Sumber Ketegangan

Prancis dan negara-negara Eropa lain memperkuat kemampuan antariksa sendiri sekaligus mengurangi ketergantungan pada AS. Seorang pejabat antariksa menyebut langkah itu bukan soal memisahkan diri.

"Sisi positifnya adalah kami sedang mendiversifikasi kemitraan kami di seluruh dunia, berinvestasi dalam industri antariksa kami. Ini bukan soal memisahkan diri, melainkan melihat apa yang bisa kami lakukan bersama mitra lain."

Christophe Grudler, anggota Parlemen Eropa asal Prancis yang turut menyusun Undang-Undang Antariksa UE, menyatakan pemain lain di sektor antariksa yang menunjukkan "sikap yang lebih kooperatif" akan "tentu saja mendapat nilai plus."

Salah satu bidang yang menjadi sumber ketegangan adalah komunikasi satelit. Edward Northmore menulis di Tech Times bahwa program satelit IRIS² UE menjadi salah satu alasan OSTP menuduh Prancis melakukan "praktik antipersaingan."

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: web.lintaslampung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks