Klaim "Percepatan Signifikan" untuk Boot dan Windows Hello
LAMPUNG — Dalam wawancaranya dengan Windows Latest di IFA 2026, Linton menyatakan bahwa timnya telah membuat kemajuan nyata pada aspek-aspek yang paling sering dirasakan pengguna setiap hari.
"Kami telah membuat kemajuan signifikan pada hal-hal seperti waktu boot dan responsivitas Windows Hello," ujar Linton.
Windows Hello sendiri merupakan sistem keamanan login Windows 11 yang umumnya memanfaatkan kamera inframerah dan pengenalan wajah. Jika peningkatan ini terealisasi, pengguna bisa langsung tiba di layar desktop tanpa hambatan berarti setelah menyalakan perangkat.
Target: Sentuh Layar Kunci "Hampir Secara Instan"
Linton belum memberikan angka pasti soal seberapa besar peningkatan kecepatan yang akan dirasakan. Namun, Windows Latest menyebut targetnya adalah membuat pengguna mencapai layar kunci hampir secara instan.
Perlu dicatat, pekerjaan ini belum masuk ke tahap pengujian beta (preview build). Microsoft masih menyempurnakan performa boot di build internal mereka. Meski begitu, janji ini patut dinantikan, mengingat boot time Windows 11 pada perangkat modern saat ini sudah terbilang cepat.
Bukan Sekadar Boot Cepat: Optimasi Menyeluruh untuk RAM 8 GB
Percepatan boot hanyalah satu bagian dari paket optimasi yang lebih besar. Microsoft juga menegaskan komitmennya untuk memastikan sistem operasi desktop mereka berjalan mulus di perangkat dengan RAM 8 GB.
"Kami terus meningkatkan fundamentalnya," kata Linton. "Kami mengoptimalkannya agar RAM 8 GB berjalan dengan sangat baik di mesin-mesin tersebut."
Fokus pada RAM 8 GB ini bukan tanpa alasan. Krisis harga RAM yang melanda pasar telah mendorong produsen laptop untuk kembali merilis varian dengan memori lebih kecil demi menekan harga jual. Kondisi ini membuat efisiensi sistem menjadi faktor penting agar pengalaman pengguna tetap mulus.
Bagian dari Rencana Besar Performa Windows 11
Upaya ini merupakan bagian dari janji besar Microsoft untuk membuat Windows 11 lebih cepat secara keseluruhan. Beberapa perbaikan lain yang sudah berjalan antara lain peningkatan responsivitas menu dan percepatan peluncuran aplikasi.
Untuk aspek peluncuran aplikasi, Microsoft telah memperkenalkan fitur bernama Low Latency Profile yang memanfaatkan kemampuan CPU untuk memprioritaskan proses pembukaan aplikasi. Fitur ini sudah mulai digulirkan ke pengguna.
Kapan Rilis ke Pengguna?
Hingga saat ini, belum ada jadwal pasti kapan peningkatan boot time dan optimasi RAM 8 GB ini akan dirilis ke publik. Linton juga tidak memberikan estimasi waktu atau angka performa yang lebih detail pada tahap awal ini.
Yang jelas, arah pengembangan Windows 11 saat ini sedang menuju sistem yang lebih ramping dan efisien. Bagi pengguna dengan perangkat kelas menengah atau laptop lawas yang masih mengandalkan RAM 8 GB, kabar ini tentu menjadi angin segar untuk peningkatan produktivitas harian.