LAMPUNG — Acara bertajuk "Surprise and Shine" tersebut akan berlangsung pada Rabu (9/9) pukul 10.00 waktu Amerika Serikat (AS). Jika dikonversi ke Waktu Indonesia Barat (WIB), publik Tanah Air bisa menyaksikan siaran langsungnya pada Kamis (10/9) dini hari pukul 00.00 WIB.
Kabar ini sontak menuai respons positif dari ritel resmi Apple di Indonesia. Alvin Harirahardjo, Direktur Ritel PT Astha Niaga yang mengelola jaringan hello Store, mengajak para penggemar untuk menantikan kejutan dari Cupertino.
"Tanggal 9 kita lihat bareng-bareng aja, produk baru yang ditawarkan apa. Semoga menarik," ujarnya saat peluncuran hello Store Grand Indonesia pada Rabu (4/9).
Strategi Rilis Bertahap: Pro Dulu, Baru Varian Standar
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perilisan iPhone 18 tahun ini dikabarkan akan berlangsung dalam dua gelombang. Apple dikabarkan akan mendahulukan varian kelas atas, iPhone 18 Pro, bersama dengan model iPhone lipat yang telah lama dinantikan.
Sementara itu, untuk varian iPhone 18 standar, para calon pembeli harus bersabar lebih lama. Pasalnya, model dasar tersebut baru akan dirilis pada musim semi tahun 2027.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia: Menanti Kepastian Administrasi
Alvin mengaku belum menerima informasi resmi terkait produk apa saja yang akan diluncurkan serta jadwal pastinya tiba di Indonesia. Meski demikian, ia memberikan gambaran umum mengenai pola distribusi produk Apple di pasar lokal.
Produk resmi Apple biasanya baru masuk ke Indonesia beberapa minggu setelah peluncuran global. Hal ini sangat bergantung pada kelancaran urusan administrasi dan proses distribusi yang berjalan di balik layar.
Soal banderol harga, Alvin berharap produk anyar Apple kali ini masih bisa bersahabat dengan kantong konsumen Tanah Air. "Mudah-mudahan masih bisa terjangkau untuk customer Indonesia," ungkapnya.
Harapan tersebut bukannya tanpa alasan. Sebagai gambaran, harga retail iPhone 17 standar di Indonesia saat pertama kali diluncurkan menyentuh angka Rp17,7 juta. Sementara itu, varian Pro dibanderol Rp24,9 juta dan Pro Max di harga Rp25,7 juta.
Isu Kelangkaan Chip dan Daya Tarik iPhone di Mata Konsumen
Meskipun mayoritas harga produk gadget, termasuk Apple, belakangan ini mengalami kenaikan akibat kelangkaan chip global, Alvin memandang bahwa iPhone masih tetap diminati oleh pelanggan setianya. Hal ini tercermin dari animo pasar yang terjadi beberapa bulan setelah perilisan seri iPhone 17.
Kala itu, harga iPhone 17 mengalami kenaikan dengan selisih Rp750 ribu untuk varian standar. Adapun untuk varian Pro, kenaikannya lebih signifikan lagi, yakni mencapai Rp1,25 juta dari harga awal.
Fenomena ini menunjukkan bahwa daya tarik ekosistem dan gengsi iPhone masih kuat di mata konsumen Indonesia. Kini, pertanyaannya tinggal satu: akankah iPhone 18 Pro mampu mempertahankan tren tersebut di tengah kondisi ekonomi yang dinamis?