Pencarian

Lampung Targetkan Jadi Klaster Industri Pangan Nasional Berbasis Singkong, Harga Ubi Kayu Kini Lebih Stabil

Jumat, 17 Juli 2026 • 14:10:31 WIB
Lampung Targetkan Jadi Klaster Industri Pangan Nasional Berbasis Singkong, Harga Ubi Kayu Kini Lebih Stabil
Produksi singkong Lampung pada 2025 mencapai lebih dari 7,5 juta ton, menjadikannya penghasil singkong terbesar nasional.

BANDAR LAMPUNG — Lampung memiliki modal kuat untuk menjadi pusat hilirisasi berbasis agro. Produksi singkong provinsi ini pada 2025 telah mencapai lebih dari 7,5 juta ton, menjadikannya penghasil singkong terbesar nasional. Potensi itu didukung infrastruktur strategis seperti Jalan Tol Trans Sumatera, pelabuhan, jaringan kereta api, dan Bandara Radin Inten II.

Hilirisasi Singkong: Dari Bahan Mentah ke Produk Bernilai Tambah

Wagub Jihan Nurlela menegaskan bahwa hilirisasi bukan sekadar membangun industri pengolahan, tetapi membangun ekosistem yang menghubungkan sektor pertanian, industri, dan perdagangan dalam satu rantai nilai yang saling menguatkan.

"Hilirisasi merupakan jalan utama untuk mentransformasikan perekonomian daerah," ujar Jihan saat membuka kegiatan yang dihadiri Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza dan Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Reni Yanita.

PDRB Lampung Tembus Rp530 Triliun, Pertanian Jadi Sektor Terbesar

Menurut Wagub, struktur ekonomi Lampung sangat relevan dengan pengembangan agroindustri. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung mencapai sekitar Rp523 triliun hingga Rp530 triliun, dengan sektor pertanian berkontribusi 24 persen dan industri pengolahan 19,11 persen. Besarnya potensi ini harus diikuti peningkatan kapasitas industri agar nilai tambah bisa dinikmati petani dan pelaku usaha lokal.

Harga Singkong Kini Stabil, Berbeda dengan Periode Sebelumnya

Salah satu persoalan terbesar yang dihadapi pemerintah awal masa kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal adalah ketidakstabilan harga singkong. Melalui kebijakan provinsi dan koordinasi dengan pemerintah pusat, harga komoditas ini kini lebih terkendali.

"Alhamdulillah hari ini harga ubi kayu di Provinsi Lampung termasuk yang paling baik dibanding periode-periode sebelumnya dan cukup stabil," kata Wagub Jihan.

Cassava Center dan Pabrik Bioetanol: Proyek Strategis Penggerak Hilirisasi

Untuk memperkuat ekosistem hilirisasi, Pemprov Lampung menyiapkan pembangunan Cassava Center sebagai pusat riset singkong pertama di Indonesia. Pusat riset ini diharapkan menjadi wadah pengembangan teknologi, inovasi, serta solusi terhadap persoalan budidaya dan industri singkong.

Selain itu, pemerintah daerah bersama berbagai pemangku kepentingan menargetkan pembangunan pabrik bioetanol berbahan baku singkong melalui kerja sama dengan PTPN. Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu penggerak hilirisasi yang mampu meningkatkan nilai ekonomi komoditas petani.

Integrasi dengan Program Desaku Maju

Pengembangan industri berbasis singkong juga diintegrasikan melalui program unggulan Desaku Maju. Program ini menghubungkan sektor pertanian, penyediaan alat pascapanen seperti bed dryer, pelatihan vokasi, penguatan UMKM, pembangunan infrastruktur desa, hingga dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih. Seluruh elemen ini dirancang untuk menciptakan rantai nilai yang utuh dari hulu ke hilir.

Bagikan
Sumber: lampungnewspaper.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks