TANGGAMUS — Kunjungan DPRD Tanggamus ke Polbangtan Yoma bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama strategis di sektor pendidikan pertanian. Inisiatif ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga terampil di sektor agraris yang menjadi tulang punggung perekonomian Tanggamus.
Mengapa Polbangtan Yoma Menjadi Tujuan?
Polbangtan Yoma merupakan salah satu politeknik pertanian unggulan di bawah Kementerian Pertanian. Institusi ini memiliki program pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan pertanian modern.
Kunjungan tersebut menunjukkan keseriusan DPRD Tanggamus dalam mencari mitra pendidikan yang tepat. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mendorong regenerasi petani dan peningkatan produktivitas pertanian.
Apa yang Dibahas dalam Pertemuan?
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah poin penting. Mulai dari skema beasiswa bagi putra-putri daerah Tanggamus, program magang bagi mahasiswa, hingga pengembangan kurikulum yang sesuai dengan potensi lokal.
Pembahasan juga mencakup peluang pelatihan bagi penyuluh pertanian di Tanggamus. Tujuannya agar transfer ilmu dan teknologi pertanian bisa berjalan maksimal hingga ke tingkat desa.
Dampak bagi Petani dan Pemuda Tanggamus
Kerja sama ini dinilai strategis karena menyentuh langsung kebutuhan dasar sektor pertanian: SDM yang kompeten. Tanggamus yang dikenal sebagai lumbung pangan Lampung sangat membutuhkan lulusan terampil di bidang agribisnis dan teknologi pasca-panen.
Bagi pemuda Tanggamus, peluang ini bisa menjadi pintu masuk untuk mengenyam pendidikan tinggi di bidang pertanian tanpa harus meninggalkan kampung halaman dalam waktu lama. Program magang juga membuka kesempatan belajar langsung dari praktik lapangan.
Langkah Selanjutnya
DPRD Tanggamus berencana menindaklanjuti hasil kunjungan ini dengan menyusun nota kesepahaman (MoU) bersama Polbangtan Yoma. Rencana tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama Dinas Pertanian dan instansi terkait di lingkungan Pemkab Tanggamus.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan lahir lebih banyak generasi muda yang tertarik dan kompeten di bidang pertanian. Hal ini penting untuk menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Tanggamus.