Pencarian

DPRD Lampung Dorong Digitalisasi dan Infrastruktur Desa Wisata, Desa Wana Jadi Model Pengembangan

Kamis, 09 Juli 2026 • 16:48:01 WIB
DPRD Lampung Dorong Digitalisasi dan Infrastruktur Desa Wisata, Desa Wana Jadi Model Pengembangan
Wakil Ketua DPRD Lampung Maulidah Zauroh mendorong digitalisasi promosi desa wisata untuk meningkatkan daya saing.

BANDARLAMPUNG — Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Maulidah Zauroh, mendorong percepatan digitalisasi promosi dan penguatan infrastruktur sebagai kunci pengembangan desa wisata di wilayah tersebut. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan daya saing destinasi sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal. Desa Wisata Budaya Wana di Kabupaten Lampung Timur disebut sebagai contoh konkret yang bisa direplikasi di daerah lain.

“Desa wisata memiliki peran strategis dalam melestarikan budaya, mengembangkan potensi daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Maulidah di Bandarlampung, Rabu (8/7). Ia menambahkan, pengembangan desa wisata perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai, aksesibilitas yang baik, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas promosi dan pemasaran destinasi wisata.

Mengapa Digitalisasi dan Infrastruktur Jadi Prioritas?

Menurut Maulidah, pendekatan digital menjadi kebutuhan mendesak agar desa wisata tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga menjangkau wisatawan nasional dan mancanegara. Promosi melalui platform digital dinilai lebih efektif dan murah dibandingkan metode konvensional. Selain itu, infrastruktur fisik seperti jalan, listrik, dan fasilitas umum menjadi syarat dasar yang harus dipenuhi agar wisatawan nyaman berkunjung.

Keberadaan Desa Wisata Budaya Wana di Kabupaten Lampung Timur disebut sebagai salah satu potensi wisata berbasis budaya yang dapat terus dikembangkan. Maulidah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Pendekatan serupa diharapkan dapat diterapkan pada desa-desa wisata lainnya di Provinsi Lampung sesuai dengan karakteristik dan potensi yang dimiliki masing-masing daerah.

Dampak bagi UMKM dan Ekonomi Lokal

Selain penguatan infrastruktur, penerapan digitalisasi promosi dan pemberdayaan pelaku UMKM lokal dinilai dapat memberikan nilai tambah bagi sektor ekonomi masyarakat. Mulai dari kerajinan, kuliner, hingga jasa akomodasi yang menjadi bagian dari ekosistem pariwisata desa. Dengan promosi digital, produk-produk UMKM bisa langsung dipasarkan ke calon wisatawan sebelum mereka berkunjung.

DPRD Provinsi Lampung mendukung berbagai langkah pemerintah daerah dalam mengembangkan desa wisata sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata. Langkah ini juga dinilai penting untuk melestarikan kearifan lokal, serta mewujudkan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Apa Langkah Selanjutnya?

Maulidah berharap pemerintah daerah segera merumuskan program konkret yang menyasar dua aspek utama: digitalisasi dan infrastruktur. Ia juga mendorong agar setiap desa wisata memiliki portal atau media promosi digital masing-masing. Dengan begitu, potensi wisata di Lampung tidak lagi bergantung pada promosi dari pemerintah pusat atau provinsi semata, tetapi bisa dikelola secara mandiri oleh masyarakat desa.

Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks