LAMPUNG — Chery buka suara terkait insiden mobil Tiggo Cross CSH yang terbakar di Bandung. Lewat keterangan resmi, pabrikan asal China itu menegaskan kebakaran tidak dipicu oleh kegagalan teknis kendaraan. Penyebabnya justru benda asing yang tak sempat dibersihkan saat proses produksi atau perawatan.
“Penyebab kebakaran bukan berasal dari komponen kendaraan, melainkan adanya kain perca yang tertinggal di dekat area knalpot,” tulis pernyataan Chery.
Kain Perca Tersulut Panas Knalpot
Area knalpot pada mobil, terutama setelah perjalanan jarak jauh, bisa mencapai suhu sangat tinggi. Kain perca yang menempel di titik itu disebut menjadi sumber api pertama. Material tekstil yang mudah terbakar langsung tersulut dan merambat ke komponen lain di sekitarnya.
Chery tidak merinci apakah kain tersebut tertinggal sejak proses perakitan di pabrik atau saat servis di bengkel. Namun, pabrikan memastikan insiden ini tidak terkait dengan sistem kelistrikan, baterai, atau mesin Tiggo Cross CSH.
Tidak Ada Recall atau Investigasi Lebih Lanjut
Dengan temuan ini, Chery tidak mengumumkan program recall atau penarikan unit. Pabrikan menganggap kasus tersebut bersifat individual, bukan cacat desain yang meluas. Pemilik Tiggo Cross CSH lain tidak perlu khawatir dengan potensi masalah serupa selama tidak ada benda asing di area knalpot.
Chery mengimbau pemilik untuk lebih waspada terhadap kebersihan bagian bawah kendaraan. “Kami mengingatkan pemilik untuk memeriksa area sekitar knalpot dari benda asing, terutama setelah servis atau modifikasi,” tambah pernyataan tersebut.
Klarifikasi di Tengah Spekulasi Publik
Video dan foto Tiggo Cross CSH terbakar sempat viral di media sosial. Banyak warganet menduga kebakaran dipicu masalah kelistrikan atau baterai pada model hybrid. Chery langsung bergerak cepat melakukan investigasi untuk mengonfirmasi penyebab pastinya.
Hasil investigasi menunjukkan dugaan publik meleset. Chery menegaskan komponen kendaraan seperti baterai, motor listrik, dan sistem kelistrikan dalam kondisi aman. Pemicu tunggal kebakaran adalah kain perca yang tersulut panas knalpot.
Insiden ini menjadi pengingat bagi pemilik mobil untuk rutin mengecek bagian bawah kendaraan. Benda asing seperti kain, plastik, atau dedaunan kering yang menempel di area knalpot bisa menjadi bahaya laten.