BANDAR LAMPUNG — Pergerakan harga pangan di Lampung pada Jumat (10/7/2026) menunjukkan tren beragam. Dari 16 komoditas yang dipantau SP2KP Kemendag pukul 18.18 WIB, sebanyak empat komoditas naik dan empat lainnya turun.
Cabai Merah Keriting Pimpin Kenaikan, Cabai Rawit Ikut Naik
Kenaikan harga cabai merah keriting menjadi yang tertinggi di antara komoditas lain. Harganya kini berada di level Rp35.583 per kg. Cabai rawit merah juga ikut naik tipis 0,15 persen menjadi Rp44.300 per kg. Sementara itu, cabai merah besar masih bertahan di harga Rp36.231 per kg.
Minyak Goreng Curah Naik, Harga Minyakita Stabil
Minyak goreng sawit curah tercatat naik 0,16 persen menjadi Rp17.236 per liter. Sebaliknya, minyak goreng kemasan premium turun 0,11 persen menjadi Rp20.878 per liter. Minyakita masih bertahan di harga Rp15.580 per liter.
Beras Premium Naik Tipis, Beras Medium Stabil
Harga beras premium di Lampung naik 0,12 persen menjadi Rp14.613 per kg. Sementara itu, beras medium masih stabil di angka Rp13.113 per kg. Kedua komoditas ini menjadi penopang utama kebutuhan pokok masyarakat.
Kedelai Impor dan Telur Ayam Ras Turun
Penurunan harga kedelai impor menjadi kabar baik bagi para perajin tahu dan tempe di Lampung. Harganya turun paling tajam, yaitu 1,36 persen menjadi Rp13.167 per kg. Selain itu, telur ayam ras juga turun 0,31 persen menjadi Rp25.211 per kg, dan bawang merah turun 0,18 persen menjadi Rp36.578 per kg.
Adapun harga daging sapi paha belakang, daging ayam ras, bawang putih honan, gula pasir curah, dan tepung terigu tercatat stabil tidak berubah dari hari sebelumnya.