Pencarian

Pemprov Lampung Luncurkan SMA Jarak Jauh dan SMA Terbuka untuk Tekan Angka Putus Sekolah, Targetkan 500 Ribu Data Pendidikan Diperbarui

Selasa, 07 Juli 2026 • 12:33:31 WIB
Pemprov Lampung Luncurkan SMA Jarak Jauh dan SMA Terbuka untuk Tekan Angka Putus Sekolah, Targetkan 500 Ribu Data Pendidikan Diperbarui
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meresmikan program SMA Pendidikan Jarak Jauh dan SMA Terbuka untuk menekan angka putus sekolah.

LAMPUNG TIMUR — Pemerintah Provinsi Lampung resmi memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang putus sekolah melalui dua program baru. SMA Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dan SMA Terbuka digagas sebagai jalur alternatif agar lebih banyak warga negara bisa mengenyam pendidikan menengah atas.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Karena itu, Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menyiapkan skema belajar yang tidak mengikat secara waktu penuh.

Dua Skema Belajar: Daring 70 Persen dan Tatap Muka Dua Kali Seminggu

Program SMA PJJ diselenggarakan melalui SMA Negeri 2 Bandar Lampung. Sasaran utamanya adalah anak putus sekolah berusia 16–18 tahun yang telah lulus dari jenjang sebelumnya minimal satu tahun.

Sistem pembelajarannya menggunakan komposisi 70 persen secara daring dan 30 persen tatap muka. Lulusan program ini akan mendapatkan ijazah resmi dari SMA Negeri 2 Bandar Lampung.

Sementara itu, program SMA Terbuka menyasar anak putus sekolah berusia 16–21 tahun. Peserta didik cukup mengikuti pembelajaran tatap muka sebanyak dua kali dalam seminggu, sehingga tetap bisa bekerja atau membantu orang tua di waktu lainnya.

Program Satu Desa Satu Sarjana Mulai Tahun Depan

Selain dua skema pendidikan menengah, Pemprov Lampung juga akan menjalankan program Satu Desa Satu Sarjana mulai tahun depan. Targetnya, setiap desa memiliki minimal satu sarjana yang diharapkan kembali membangun daerah asalnya.

Gubernur menyebut program ini sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat sumber daya manusia di seluruh wilayah Lampung. Pembangunan ruang kelas baru juga terus didorong untuk meningkatkan kapasitas layanan pendidikan.

500 Ribu Data Pendidikan Warga Masih Perlu Diperbarui

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amirico menyoroti masih banyaknya data pendidikan warga yang belum akurat. Di Kabupaten Lampung Timur saja, sekitar 500 ribu data pendidikan pada Kartu Keluarga masih tercatat SD atau SMP, padahal kondisi riil warga sudah berubah.

Thomas meminta para kepala desa membantu masyarakat memperbarui data tersebut. Menurutnya, data yang akurat akan mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Desa Pugung Raharjo Ditetapkan Sebagai Desa Wisata Budaya

Dalam rangkaian kunjungan kerja yang sama, Gubernur juga mengunjungi Taman Purbakala Pugung Raharjo. Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan Desa Pugung Raharjo sebagai salah satu dari 16 Desa Wisata Budaya di Provinsi Lampung.

Penetapan ini diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Bagikan
Sumber: newslampungterkini.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks