Pencarian

DPRD Lampung Tengah Soroti Kekurangan 12 Unit Mobil Damkarmat, Anggaran Minim Jadi Kendala Utama

Selasa, 02 Juni 2026 • 13:32:16 WIB
DPRD Lampung Tengah Soroti Kekurangan 12 Unit Mobil Damkarmat, Anggaran Minim Jadi Kendala Utama
DPRD Lampung Tengah soroti kekurangan 12 unit mobil pemadam kebakaran di wilayahnya.

LAMPUNG TENGAH — Komisi II DPRD Lampung Tengah menyoroti minimnya armada pemadam kebakaran (Damkarmat) di wilayah tersebut. Saat ini, Satpol PP dan Damkarmat setempat hanya mengoperasikan 4 unit mobil pemadam, jauh dari kebutuhan ideal yang mencapai 16 unit untuk menjangkau seluruh kecamatan.

Idealnya 16 Unit, Realitanya Hanya 4 Unit

Kekurangan 12 unit armada ini dinilai krusial mengingat luasnya wilayah Lampung Tengah yang terdiri dari 28 kecamatan. Dengan armada yang terbatas, respons cepat terhadap kebakaran menjadi tantangan besar, terutama di daerah yang jauh dari pusat kota.

"Idealnya, setiap kecamatan atau setidaknya setiap beberapa kecamatan memiliki satu unit mobil pemadam. Namun, dengan hanya 4 unit, kami khawatir waktu tanggap darurat tidak maksimal," ujar anggota Komisi II DPRD Lampung Tengah, Agus Susanto.

Akar Masalah: APBD yang Terbatas

Penyebab utama dari minimnya armada ini adalah keterbatasan anggaran daerah. Kepala Satpol PP dan Damkarmat Lampung Tengah, Edi Gunawan, mengatakan bahwa harga satu unit mobil pemadam kebakaran berkisar antara Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar. Nilai tersebut cukup memberatkan APBD yang harus memprioritaskan sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan.

"Kami sudah mengusulkan penambahan armada dalam beberapa tahun terakhir, tetapi realisasinya masih terganjal alokasi anggaran. Tahun ini, kami hanya bisa menganggarkan untuk perawatan armada yang ada," jelas Edi.

Risiko bagi Warga di 28 Kecamatan

Dampak langsung dari kekurangan armada ini dirasakan oleh warga di kecamatan-kecamatan yang jauh dari markas Damkarmat. Waktu tempuh yang lama meningkatkan risiko kerugian materi dan jiwa saat terjadi kebakaran. DPRD mendorong agar ada solusi jangka pendek, seperti pembentukan pos pemadam sementara di beberapa titik strategis.

"Kami meminta pemkab untuk mencari terobosan, misalnya dengan kerja sama antar daerah atau memanfaatkan dana tak terduga. Jangan sampai warga menjadi korban karena keterbatasan alat," tegas Agus.

Bagaimana Solusi yang Ditawarkan DPRD?

Komisi II DPRD Lampung Tengah mendesak eksekutif untuk mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan armada dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Selain itu, mereka juga mengusulkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) petugas Damkarmat agar dapat mengoperasikan armada secara optimal jika nantinya ada penambahan.

Edi Gunawan menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya mengoptimalkan 4 unit yang ada dengan melakukan perawatan rutin. "Kami juga mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau," tutupnya.

Bagikan
Sumber: lampung.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks