LAMPUNG TENGAH — Bencana kebakaran di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, berujung ironi. Satu-satunya mobil pemadam kebakaran (damkar) yang dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah justru mogok dalam perjalanan menuju titik lokasi. Kendala teknis ini membuat petugas kehilangan waktu krusial untuk mengendalikan api yang terus membesar.
Akibat keterlambatan tersebut, api dengan cepat melahap rumah warga dan lahan di sekitarnya. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah pasti bangunan yang terbakar, namun warga setempat menyebutkan kerugian material diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal.
Mobil Damkar Mogok di Tengah Jalan
Sumber dari petugas di lapangan menyebutkan, mobil damkar yang dikirim dari posko terdekat mengalami gangguan mesin saat melintas di jalan menuju Kalirejo. "Kendaraan tiba-tiba mati dan tidak bisa dihidupkan kembali. Kami sudah berusaha memperbaiki, tapi butuh waktu," ujar seorang petugas yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini memaksa petugas untuk mencari bantuan kendaraan lain dari kecamatan tetangga. Namun, jarak tempuh yang cukup jauh dan kondisi jalan yang sempit membuat proses evakuasi alat pemadam semakin molor. Api akhirnya padam setelah warga bergotong royong memadamkan dengan alat seadanya.
Kerugian Warga Capai Ratusan Juta Rupiah
Warga sekitar, Ahmad (45), mengaku rumahnya ludes terbakar. Ia bersama keluarga hanya bisa menyelamatkan dokumen penting dan beberapa barang berharga. "Semua habis. Saya tidak menyangka api secepat itu. Padahal dari jauh sudah lihat asap, tapi mobil damkar tidak kunjung datang," keluhnya.
Selain rumah, lahan perkebunan warga di sekitar lokasi juga ikut terbakar. Api menyambar semak belukar kering yang mempermudah penyebaran. Tim gabungan dari kepolisian dan BPBD setempat masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian dan kebutuhan bantuan bagi korban.
Apa Langkah Pemkab Lampung Tengah Selanjutnya?
Peristiwa ini memunculkan pertanyaan soal kesiapan armada pemadam kebakaran di daerah. Warga berharap Pemkab Lampung Tengah segera mengevaluasi kondisi kendaraan operasional damkar, terutama di kecamatan-kecamatan yang rawan kebakaran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran setempat terkait insiden mogoknya mobil damkar tersebut.
Pihak kepolisian dari Polsek Kalirejo telah memasang garis polisi di lokasi untuk memudahkan proses investigasi penyebab kebakaran. Sementara itu, warga yang rumahnya rusak berat terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ada korban jiwa dalam kebakaran ini?
Berdasarkan laporan sementara dari petugas di lapangan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di Kalirejo tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena api melahap rumah dan lahan warga.
Mengapa mobil damkar bisa mogok saat bertugas?
Menurut keterangan petugas, mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan mengalami gangguan mesin secara tiba-tiba di tengah perjalanan menuju lokasi. Proses perbaikan memakan waktu sehingga kedatangan armada pengganti dari kecamatan lain terlambat.
Apa yang harus dilakukan warga jika melihat kebakaran?
Warga diimbau untuk segera melapor ke pos pemadam kebakaran terdekat atau menghubungi nomor darurat 112. Sembari menunggu bantuan, warga dapat melakukan pemadaman mandiri dengan alat seadanya jika api masih kecil dan aman untuk didekati.