LAMPUNG — Krisis cedera menerpa kubu Ducati jelang seri kandang mereka di MotoGP Italia, akhir pekan ini. Tim asal Borgo Panigale itu kini dalam posisi genting setelah tiga pembalap utama mereka—Marc Marquez, Alex Marquez, dan Francesco Bagnaia—masih diragukan tampil di Sirkuit Mugello karena masalah fisik yang tak kunjung pulih.
Kondisi paling parah dialami Alex Marquez. Adik Marc itu sudah dipastikan absen setelah mengalami kecelakaan hebat di MotoGP Jerez. Sementara sang kakak, Marc Marquez, belum memberikan kepastian terkait kebugarannya. Situasi ini membuat lini depan Ducati nyaris keropos di momen krusial musim ini.
Bagnaia Khawatir dengan Cedera Pergelangan Tangan
Francesco Bagnaia, yang notabene ikon utama Ducati, justru menambah daftar panjang kekhawatiran. Pebalap Italia itu mengaku masih merasakan nyeri di pergelangan tangannya dan berencana menjalani pemeriksaan lanjutan.
"Saya sepertinya harus menjalani cek pergelangan lagi karena saya merasa ada sesuatu yang tidak benar," kata Bagnaia kepada Sky Italia dikutip dari GPOne. Ia menegaskan Mugello bukan sirkuit sembarangan. "Balapan di Mugello adalah salah satu yang paling unik, mirip seperti di Austin dalam hal tuntutan fisik, jadi kami harus benar-benar siap 100 persen," jelasnya.
Kondisi fisik pembalap Ducati lainnya, Fermin Aldeguer, juga belum pulih total. Ia disebut masih berjuang dengan cedera yang sudah menghantuinya sejak awal musim. Alhasil, tim asal Borgo Panigale itu kini bergantung pada Fabio Di Giannantonio sebagai satu-satunya pembalap yang benar-benar fit.
Ducati Tertinggal 16 Poin dari Aprilia
Krisis ini datang di saat yang paling buruk. Ducati tengah berusaha mengejar ketertinggalan dari Aprilia di klasemen konstruktor. Saat ini Ducati mengoleksi 165 poin, terpaut 16 angka dari Aprilia yang memimpin dengan 181 poin.
Dominasi Aprilia juga terlihat di klasemen pembalap. Marco Bezzecchi memuncaki tabel dengan 142 poin, disusul Jorge Martin di posisi kedua dengan 127 poin. Di Giannantonio menjadi pembalap Ducati terbaik di peringkat ketiga dengan 116 poin—sekaligus menjadi tumpuan terakhir tim di Mugello nanti.
Absennya para bintang di rumah sendiri bisa menjadi pukulan telak bagi Ducati. Alih-alih unjuk gigi di depan publik Italia, mereka justru harus berjibaku dengan skuad yang tak lengkap melawan mesin balap Aprilia yang tengah on fire.