Pencarian

KAI Jamin Keselamatan dan Trauma Healing 100 Penumpang Insiden Bekasi

Senin, 04 Mei 2026 • 14:55:46 WIB
KAI Jamin Keselamatan dan Trauma Healing 100 Penumpang Insiden Bekasi
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin meninjau kondisi jalur dan memberikan dukungan langsung kepada korban insiden Bekasi Timur.

BANDAR LAMPUNG — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengintensifkan pendampingan bagi pelanggan terdampak insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur guna memastikan pemulihan fisik dan psikis berjalan optimal. Langkah ini diambil seiring dengan normalisasi jalur simpul utama yang menghubungkan Stasiun Manggarai hingga Bekasi Timur sejak Minggu (3/5/2026).

Data terbaru menunjukkan 81 pelanggan telah diizinkan pulang ke rumah masing-masing. Sementara itu, 19 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di RS Primaya Bekasi Timur dan Barat. Manajemen KAI menegaskan komitmen penuh untuk mengawal seluruh proses medis hingga para korban dinyatakan pulih total.

Fokus Pemulihan Jalur dan Pendampingan Korban

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin meninjau langsung kondisi jalur hilir dan hulu untuk memastikan keandalan layanan Commuter Line serta KA Jarak Jauh. Selain mengecek aspek teknis operasional, Bobby mengunjungi para korban yang dirawat untuk memberikan dukungan moril secara langsung.

"Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga, serta menjaga keselamatan ke depan. Kami akan terus hadir dalam setiap proses yang dijalani,” ujar Bobby Rasyidin saat melakukan peninjauan di Jakarta, Minggu (3/5/2026).

Perusahaan pelat merah ini menargetkan stabilitas perjalanan kereta api kembali normal sepenuhnya sebelum memasuki hari kerja. Peninjauan lapangan mencakup evaluasi teknis di simpul-simpul krusial untuk mencegah insiden serupa terulang kembali di masa mendatang.

Mekanisme Reimbursement dan Layanan Psikologis

KAI menyediakan skema penggantian biaya atau reimbursement bagi pelanggan yang melakukan pengobatan mandiri. Proses klaim dikoordinasikan dengan pihak asuransi dengan estimasi waktu maksimal 21 hari kerja setelah berkas lengkap, termasuk identitas dan resume medis, diterima petugas.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa pendampingan tidak berhenti saat pasien keluar dari rumah sakit. Layanan trauma healing juga telah disiapkan melalui Posko Informasi di Bekasi Timur yang akan terus beroperasi hingga 11 Mei 2026.

“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” kata Anne Purba.

Ketepatan Waktu Kereta Capai 88 Persen

Kondisi operasional di lintas Cikarang dan Bekasi menunjukkan tren perbaikan signifikan pascainsiden. Angka ketepatan waktu keberangkatan (on-time performance) yang sempat terganggu kini merangkak naik ke posisi 88,84 persen pada data per 2 Mei kemarin.

Operasional KA Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen kini telah menggunakan pola operasi normal. Minat masyarakat tetap tinggi, terbukti dengan catatan 574.644 pengguna yang tetap memanfaatkan layanan Commuter Line lintas Cikarang sejak jalur dibuka kembali pada 28 April lalu.

Manajemen KAI berjanji akan terus menjaga keandalan infrastruktur demi menjamin keamanan ratusan ribu penumpang setiap harinya. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem persinyalan dan koordinasi antarunit terus diperketat di sepanjang jalur rawan.

Bagikan
Sumber: metrotvnews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks