Pencarian

Strategi Bupati Egi Pratama Ubah Lamsel dari Kota Transit Jadi Destinasi Unggulan

Kamis, 26 Februari 2026 • 16:42:04 WIB
Strategi Bupati Egi Pratama Ubah Lamsel dari Kota Transit Jadi Destinasi Unggulan
Bupati Lampung Selatan resmi menggandeng Danantara untuk pengembangan wisata berkelanjutan.

LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengambil langkah progresif untuk mentransformasi sektor pariwisata daerah. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, secara resmi menjalin kolaborasi dengan Danantara guna mengembangkan kawasan wisata berkelanjutan yang lebih terintegrasi dan memiliki daya saing tinggi.

Langkah strategis ini diambil untuk menjawab tantangan ekonomi di sektor pariwisata. Meski sepanjang tahun 2025 angka kunjungan wisatawan ke Lamsel mencapai 1.647.716 orang, kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) baru menyentuh angka 1,27 persen. Hal ini disebabkan oleh rata-rata waktu kunjungan wisatawan yang masih sangat singkat, yakni hanya sekitar tiga jam.

“Lampung Selatan ini seperti hidden paradise. Alamnya indah, posisinya strategis dan punya ikon dunia seperti Gunung Anak Krakatau. Tantangannya adalah bagaimana kita mengelola dan mengintegrasikan potensi itu agar memberi nilai tambah ekonomi,” ujar Bupati Radityo Egi Pratama di Lampung Selatan, Rabu (25/2/2026).

Untuk memperkuat ekosistem wisata, Pemkab Lamsel telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung, mulai dari penguatan city branding "South Lampung Spirit of Krakatoa" hingga digitalisasi layanan publik melalui aplikasi HALLO LAMSEL. Kolaborasi dengan Danantara diharapkan mampu menyuntikkan investasi dan transfer pengetahuan yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas pendukung yang membuat wisatawan betah tinggal lebih lama.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, memberikan respons positif terhadap potensi besar Lamsel. Menurutnya, posisi geografis Lamsel sebagai "Beranda Sumatra" yang sangat dekat dengan Jakarta merupakan modal kuat yang harus dioptimalkan.

"Lampung Selatan memiliki sejumlah destinasi potensial yang sebagian berada dalam ruang lingkup aset BUMN. Dengan konektivitas tol yang memadai, wilayah ini harus bertransformasi dari daerah transit menjadi destinasi wisata kawasan terintegrasi," tegas Dony Oskaria.

Kerja sama ini diproyeksikan tidak hanya sekadar meningkatkan jumlah pelancong, tetapi juga memicu multiplier effect bagi ekonomi lokal. Dengan adanya kawasan wisata terintegrasi, diharapkan terjadi peningkatan belanja wisatawan dan pembukaan lapangan kerja baru, sehingga pariwisata benar-benar menjadi tulang punggung kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan.

Bagikan
Sumber: Antara

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks