LAMPUNG SELATAN — Kejuaraan yang digelar Senin (26/10/26) itu mempertemukan atlet pelajar dari berbagai provinsi. Almalik dan Atshila tampil sebagai bagian dari kontingen Satria Muda Indonesia Lampung di cabang pencak silat.
Keduanya meraih emas setelah menampilkan kemampuan terbaik pada kompetisi tingkat nasional tersebut. Prestasi ini sekaligus mengangkat nama madrasah di kancah olahraga pelajar.
Keberhasilan dua siswa MIN 3 Lampung Selatan menjadi bagian dari pencapaian Tim Satria Muda Indonesia Provinsi Lampung. Kontingen Lampung menyabet gelar Juara Umum III tingkat nasional pada kejuaraan yang sama.
Hasil itu menempatkan Lampung di antara provinsi dengan perolehan medali terbaik. Dua emas dari atlet MIN 3 Lampung Selatan turut menentukan posisi akhir kontingen.
Keberhasilan Almalik dan Atshila mencerminkan pentingnya disiplin, kerja keras, serta pembinaan berkelanjutan. Dukungan lingkungan pendidikan dan keluarga disebut menjadi faktor pendukung.
Kepala MIN 3 Lampung Selatan, Asri Yanti, bersama seluruh dewan guru disebut senantiasa memberikan dukungan dan motivasi kepada siswa. Pembinaan bakat menjadi bagian dari keseharian di madrasah.
Apresiasi juga diberikan kepada pelatih pencak silat Satria Muda Indonesia, Bayu Ragga Chaniago, atas bimbingan dan latihan yang diberikan. Menurut keterangan yang diterima, arahan pelatih membuat para atlet mampu menunjukkan performa terbaik dalam kejuaraan tersebut.
Ratu Hendri Yanizar dan Kasmita Sari, orang tua kedua siswa, mendapat ucapan terima kasih khusus. Keduanya disebut senantiasa memberikan doa, dukungan, serta pendampingan selama anak-anaknya menjalani latihan hingga mengikuti kompetisi.
Pendampingan orang tua dinilai membantu menjaga konsistensi latihan di tengah jadwal sekolah. Dukungan itu berlanjut sampai keduanya tampil di Jakarta.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa MIN 3 Lampung Selatan lainnya. Siswa madrasah dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi di bidang olahraga, khususnya pencak silat.
Keberhasilan Almalik Kivlan Zhorif dan Atshila Umi Zahra menjadi kebanggaan bagi keluarga, madrasah, dan Provinsi Lampung. Kerja keras dan dukungan bersama dinilai dapat mengantarkan generasi muda meraih prestasi di tingkat nasional.