NU Media Jati Agung Rayakan Harlah Pertama di Lampung Selatan, Kyai Ahmad Ansori Titip Pesan Akurasi Berita

Penulis: Khairul Anwar  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:31:31 WIB
Peringatan Harlah pertama NU Media Jati Agung digelar di Lampung Selatan pada Sabtu (24/10/2026).

LAMPUNG SELATAN — Satu tahun perjalanan NU Media Jati Agung menjadi momentum evaluasi kinerja redaksi sekaligus penyusunan langkah pengembangan media ke depan. Peringatan Harlah pertama digelar pada Sabtu (24/10/2026) dengan melibatkan sejumlah elemen masyarakat setempat.

Dukungan warga Jati Agung menambah semangat tim redaksi untuk menghadirkan informasi yang relevan dan berimbang. Media ini menargetkan manfaat nyata bagi pembaca di tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Doa "Jaya, Jaya, Jaya" dari Ketua Tanfidziyah MWCNU Jati Agung

Kyai Ahmad Ansori menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa bagi keberlangsungan NU Media Jati Agung. Ia berharap media ini terus berjaya dan menjaga kepercayaan publik.

"Semoga NU Media Jati Agung selalu jaya, terpercaya, akurat dalam pemberitaannya. NU Media Jati Agung, jaya, jaya, jaya," tegas Kyai Ahmad Ansori.

Seruan itu menjadi pengingat bagi seluruh tim redaksi. Kepercayaan dan akurasi disebut sebagai fondasi utama kerja jurnalistik, bukan sekadar pelengkap pemberitaan.

Mengapa Akurasi Jadi Pesan Utama di Tengah Arus Informasi Cepat

Arus informasi bergerak semakin cepat, terutama lewat kanal digital dan media sosial. Kondisi itu menuntut jurnalis memeriksa fakta sebelum menerbitkan berita.

Profesionalisme dalam setiap pemberitaan menjadi syarat yang tidak bisa ditawar. Kesalahan kecil dalam verifikasi berisiko merusak kepercayaan yang sudah dibangun selama setahun.

NU Media Jati Agung mengusung slogan "Aktual, Informatif, dan Terkini" sebagai pegangan kerja. Tim redaksi mengedepankan verifikasi fakta, keberimbangan, dan kepentingan publik dalam setiap liputan.

Evaluasi Setahun dan Target Tahun Berikutnya

Peringatan Harlah pertama dipakai tim redaksi untuk mengevaluasi kinerja selama satu tahun beroperasi. Sejumlah catatan internal disusun sebagai dasar perbaikan kualitas pemberitaan.

Kepercayaan masyarakat tidak hanya bergantung pada jumlah berita yang dipublikasikan. Ketepatan informasi, integritas, dan konsistensi dinilai sama pentingnya dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Perjalanan media ini masih panjang. Harapan Kyai Ahmad Ansori perlu dibuktikan lewat kerja profesional, dengan akurasi dan tanggung jawab tetap menjadi prioritas utama.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: nujatiagung.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top