KALIANDA — PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyiapkan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Pulau Sebuku. Langkah itu ditempuh untuk menghadirkan akses listrik yang andal sekaligus mendorong aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.
Pembahasan percepatan tersebut melibatkan sejumlah pejabat lintas instansi. Hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, General Manajer PLN UID Lampung Noer Soeratmoko, Senior Manajer Perencanaan Hiro Pingkir Pardede, Manajer PLN UP3 Tanjungkarang Presly Silaen, Manajer Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Lampung I Putu Kesama P.W, serta Manajer PLN ULP Kalianda Eko Wahyudi.
Agenda pertemuan mencakup kesiapan pembangunan pembangkit, penyediaan lahan, hingga skema penyambungan listrik bagi masyarakat di Lampung Selatan. Ketiga hal itu menjadi penentu seberapa cepat listrik bisa masuk ke rumah-rumah warga Pulau Sebuku.
Pulau Sebuku masuk kategori wilayah dengan tantangan geografis. Kondisi itu membuat pengembangan jaringan kelistrikan tidak bisa memakai pola yang sama dengan daerah daratan.
General Manajer PLN UID Lampung Noer Soeratmoko menyebut pengembangan kelistrikan Pulau Sebuku sebagai bagian dari komitmen PLN memperluas akses listrik secara merata. Wilayah dengan tantangan geografis tetap masuk dalam peta pengembangan perusahaan.
"Listrik bukan hanya menghadirkan penerangan, tapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, dan berbagai aktivitas produktif masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi penting, agar upaya menghadirkan listrik dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran," kata Noer Soeratmoko.
Sinergi dengan pemerintah daerah dinilai mempercepat proses. Perizinan, penyediaan lahan, dan koordinasi teknis di lapangan berada di ranah pemda, sementara pembangunan jaringan dan pembangkit menjadi tanggung jawab PLN.
Sekdakab Lampung Selatan Supriyanto menyatakan pihaknya mendukung percepatan pengembangan kelistrikan Pulau Sebuku. Pemerintah daerah berharap rencana pembangunan pembangkit dapat direalisasikan.
Dengan terealisasinya pembangkit, masyarakat Pulau Sebuku diharapkan memperoleh akses energi listrik yang lebih memadai. Kebutuhan sehari-hari maupun kegiatan produktif warga bisa berjalan tanpa kendala pasokan daya.
Pemkab dan PLN belum menyampaikan jadwal pasti pembangunan maupun target waktu operasional. Kedua pihak masih menyelesaikan pembahasan teknis dan administrasi sebelum masuk tahap konstruksi.