KIEV — Serangan terhadap pusat-pusat data di Kiev disebut telah merusak sekitar 25 persen infrastruktur yang menopang koneksi internet dan dukungan Starlink bagi pasukan Ukraina. Laporan TASS, yang mengutip seorang sumber dari pasukan keamanan Rusia, menyebut kerusakan itu mencakup fasilitas vital yang selama ini menjaga komunikasi militer dan sipil tetap berjalan.
Selain merusak jaringan internet, serangan tersebut menghentikan sebagian siaran televisi Ukraina. Layanan media sosial dan platform video juga mengalami gangguan yang cukup luas di wilayah Kiev.
“Gangguan tersebut tidak terbatas pada televisi. Ada masalah dengan layanan media sosial dan video, dan warga Kiev tidak dapat mengakses YouTube serta layanan lainnya,” demikian pernyataan sumber tersebut sebagaimana dikutip TASS.
Starlink selama ini menjadi tulang punggung komunikasi di medan tempur Ukraina, terutama di wilayah yang jaringan selulernya rusak akibat perang. Ketergantungan pada jaringan satelit itu membuat setiap gangguan terhadap infrastruktur pendukungnya berdampak langsung pada koordinasi pasukan di lapangan.
Kerusakan pada pusat data di Kiev menambah tekanan pada sistem komunikasi Ukraina yang sudah berulang kali menjadi sasaran serangan sejak konflik berkepanjangan. Pemadaman akses internet dan platform video memperparah keterbatasan informasi bagi warga di wilayah terdampak.
Warga Kiev menghadapi gangguan akses terhadap layanan digital sehari-hari, mulai dari media sosial hingga platform video. Penghentian sebagian siaran televisi memutus salah satu sumber informasi utama bagi penduduk di tengah situasi keamanan yang tidak menentu.
Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang Ukraina mengenai sejauh mana pemulihan jaringan dilakukan. Laporan TASS sendiri bersumber dari pihak keamanan Rusia, sehingga rincian kerusakan belum dapat diverifikasi secara independen.
Serangan ke pusat data menandai pergeseran sasaran dalam konflik, dari instalasi militer ke infrastruktur digital yang menopang komunikasi sipil dan militer sekaligus. Fasilitas internet dan pendukung Starlink menjadi titik lemah karena perannya yang sentral bagi operasi pertahanan Ukraina.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Kiev maupun penyedia layanan Starlink terkait tingkat kerusakan dan waktu pemulihan jaringan di wilayah terdampak.