Janice Tjen Absen di Asian Games 2026, Terkendala Turnamen Wajib WTA

Penulis: Syaiful Bahri  •  Jumat, 11 September 2026 | 22:33:31 WIB
Petenis putri Indonesia Janice Tjen menyampaikan keputusannya absen di Asian Games 2026 melalui unggahan Instagram.

LAMPUNG — Kepastian itu disampaikan Janice melalui unggahan di Instagram pada Jumat (11/9) malam. Petenis putri andalan Indonesia tersebut menyatakan sudah berkomunikasi dengan WTA soal kemungkinan tampil di Asian Games, namun hasilnya tidak sesuai harapan.

Turnamen WTA 1000 di Beijing berlangsung bersamaan dengan jadwal Asian Games. Sebagai atlet papan atas WTA, Janice terikat kewajiban tampil di sejumlah turnamen mandatory yang meliputi Indian Wells, Miami, Madrid, dan Beijing.

Pengecualian dari WTA Tidak Diberikan

Janice mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya meminta pengecualian agar bisa memperkuat Merah Putih. Upaya itu tidak membuahkan hasil.

"Kami telah menerima konfirmasi dari WTA bahwa sayangnya, saya tidak mendapatkan pengecualian untuk dapat bertanding di Asian Games," tulis Janice dalam unggahan di Instagram.

Tanpa pengecualian tersebut, Janice menghadapi konsekuensi jika tetap nekat berlaga di Asian Games. Sanksi bagi petenis putri yang absen di turnamen WTA wajib mencakup denda finansial, penalti poin, hingga potongan bonus akhir tahun.

Keputusan Berat demi Karier di WTA Tour

Janice menyebut penarikan diri ini sebagai keputusan yang sulit diambil. Ia mengaku selalu senang setiap kali mendapat kesempatan membela Indonesia di panggung internasional.

"Setelah melalui banyak pertimbangan, saya harus mengambil keputusan yang tidak mudah bahwa saya tidak dapat bertanding di Asian Games tahun ini, yang berlangsung bersamaan dengan turnamen WTA 1000 wajib di Beijing," ujarnya.

Pengalaman membela tim nasional bukan hal baru bagi Janice. Ia pernah tampil di Asian Games 2022 dan menyumbang medali, termasuk di SEA Games.

"Saya sangat bersyukur atas kesempatan-kesempatan yang telah saya miliki untuk mewakili Indonesia, termasuk meraih medali di Asian Games dan SEA Games, serta membantu Indonesia meraih promosi di Billie Jean King Cup tahun ini," kata Janice.

Di sisi lain, Janice juga menegaskan kebanggaannya bisa bersaing di WTA Tour mewakili Indonesia. Pilihannya bertahan di jalur WTA mandatory menjadi konsekuensi dari statusnya sebagai petenis peringkat 36 dunia.

Absennya Janice menjadi pukulan bagi skuad tenis putri Indonesia di Asian Games 2026. Nama pengganti dan komposisi tim akan ditentukan kemudian oleh pengurus tenis nasional.

Reporter: Syaiful Bahri
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top