Kemenhan Pastikan Anggaran Pembangunan Mako Rindam di Lampung Selatan Siap, Lahan 5 Hektare di Kalianda Segera Digarap

Penulis: Syaiful Bahri  •  Selasa, 21 Juli 2026 | 13:06:02 WIB
Tim Kemenhan RI meninjau lokasi pembangunan Mako Rindam di Desa Hara Banjarmanis, Kalianda, Lampung Selatan.

KALIANDA — Tim Kemenhan RI yang dipimpin Brigjen TNI Herfin Kartika Aji melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan Mako Rindam di Desa Hara Banjarmanis, Kecamatan Kalianda, Senin. Dalam kunjungan itu, ia memastikan anggaran proyek telah siap dan pembangunan akan dimulai dalam waktu dekat.

“Kami pastikan untuk pembangunan siap. Intinya anggarannya siap,” kata Herfin di Kalianda, Senin.

Lahan 5 Hektare dan Izin dari Pemkab Lamsel

Pembangunan Mako Rindam ini telah mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Herfin menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Lamsel yang telah mengizinkan pemanfaatan lahan tersebut. “Alhamdulillah, bapak Sekda Lampung Selatan mengizinkan minggu ini. Insya Allah minggu ini dimulai,” ujarnya.

Manfaat untuk Masyarakat: Program Pertanian Dihidupkan

Herfin menegaskan proyek ini tidak hanya untuk kepentingan pendidikan dan pelatihan prajurit TNI AD. Ke depan, warga setempat akan dilibatkan dalam pengembangan produksi pertanian di sekitar kawasan Mako Rindam. “Nanti kawan-kawan akan menggiatkan produksi pertanian masyarakat dan hasilnya tentu untuk masyarakat, bukan untuk kita,” tegasnya.

Kodim 0421 Siapkan Stadion Jati sebagai Sarana Pendukung

Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan, Letkol Kav Moch Nuril Ambiyah, mengungkapkan bahwa peninjauan lokasi telah dilakukan beberapa kali sebagai bagian dari persiapan. Pihaknya juga berencana mengkolaborasikan Stadion Jati sebagai sarana pendukung kegiatan Rindam. “Kami mengharapkan dukungan, suport, dan doa dari semua pihak agar pembangunan Rindam ini dapat terealisasi,” ujarnya.

Pembangunan Mako Rindam di Kalianda diharapkan memperkuat fasilitas pendidikan militer sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan masyarakat dalam program pertanian.

Reporter: Syaiful Bahri
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top