Pemkot Bandarlampung Akan Data Ulang Situs Bersejarah, Rumah Daswati Jadi Prioritas Cagar Budaya

Penulis: Khairul Anwar  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 20:17:31 WIB
Pemkot Bandarlampung memprioritaskan pendataan ulang situs bersejarah, termasuk Rumah Daswati, sebagai cagar budaya.

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Kota Bandarlampung menilai pelestarian cagar budaya dapat menjadi motor penggerak sektor pariwisata dan perekonomian warga. Langkah ini akan dimulai dengan penelusuran ulang sejarah kota serta pendataan bangunan dan peninggalan bernilai sejarah yang layak diusulkan sebagai cagar budaya.

Asisten I Bidang Kesejahteraan Pemkot Bandarlampung Wilson Faisol mengatakan, pihaknya akan menelusuri kembali sejarah Bandarlampung dan mengidentifikasi bangunan maupun peninggalan yang masih memiliki nilai sejarah.

"Tentunya kami akan memberikan dukungan terhadap pengembangan kawasan-kawasan bersejarah sebagai destinasi wisata yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan," kata Wilson di Bandarlampung, Selasa.

Rumah Daswati Jadi Prioritas Usulan Cagar Budaya

Saat ini, Pemkot Bandarlampung telah mengusulkan rumah bersejarah Daswati sebagai cagar budaya. Rumah ini dinilai memiliki nilai sejarah penting bagi perjalanan Kota Tapis Berseri.

Selain itu, Tim Cagar Budaya Kota Bandarlampung akan melakukan pendataan ulang terhadap berbagai situs dan aset bersejarah lain yang tersebar di wilayah kota.

"Saat ini kami sedang melakukan pendataan situs-situs yang memiliki nilai sejarah penting bagi Kota Bandarlampung," ujar Wilson.

Dampak Langsung ke UMKM dan Ekonomi Warga

Wilson menegaskan, pengembangan kawasan bersejarah sebagai destinasi wisata tidak hanya soal pelestarian budaya. Sektor ini diyakini mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Kalau pariwisata berjalan dan budaya tetap terjaga, tentu dampaknya akan terasa bagi masyarakat. Bahkan perputaran ekonomi meningkat dan UMKM juga akan ikut berkembang," katanya.

Menurutnya, peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan cagar budaya akan menciptakan efek berganda. Mulai dari bertambahnya permintaan produk UMKM, jasa akomodasi, hingga kuliner lokal yang ikut terdongkrak.

Langkah Konkret yang Sudah dan Akan Dijalankan

Berikut langkah yang telah dan akan dilakukan Pemkot Bandarlampung dalam mengembangkan cagar budaya:

  • Mengusulkan rumah bersejarah Daswati sebagai cagar budaya.
  • Melakukan pendataan ulang terhadap situs dan aset bersejarah di Kota Bandarlampung.
  • Menelusuri kembali sejarah Bandarlampung untuk menemukan peninggalan bernilai sejarah lainnya.
  • Memberikan dukungan pengembangan kawasan bersejarah sebagai destinasi wisata.

Dengan langkah ini, Pemkot berharap sektor pariwisata berbasis sejarah bisa tumbuh dan memberikan manfaat langsung bagi warga Bandarlampung.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top