IIB Darmajaya Siapkan Program Pemberdayaan Digital untuk 23 Kelompok Wanita Tani di Metro Utara

Penulis: Ferdian Syah  •  Senin, 29 Juni 2026 | 23:39:01 WIB
Direktur HKP IIB Darmajaya dan Penyuluh Pertanian Metro Utara berdiskusi persiapan program pemberdayaan digital untuk wanita tani.

METRO — IIB Darmajaya tak hanya berkutat pada perkuliahan di dalam kelas. Kampus swasta di Lampung itu mulai merancang program pengabdian yang menyasar langsung kelompok perempuan tani di Metro Utara, dengan target meningkatkan kemampuan digital mereka.

Kolaborasi dengan BPP Metro Utara

Direktur Humas, Kerja Sama, dan Pemasaran (HKP) IIB Darmajaya, Dian Eka Darma Wahyuni, S.E., M.M., mendatangi BPP Metro Utara pada Jumat (26/6/2026) untuk membahas rencana ini. Ia diterima oleh Murti Rahayu, S.P., Koordinator Penyuluh Kota Metro sekaligus Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan awal: program pemberdayaan akan dirancang khusus untuk anggota KWT yang selama ini aktif mengolah hasil pertanian.

Kebutuhan Pemasaran Digital untuk Produk Olahan

Murti Rahayu mengakui bahwa anggota KWT di Metro Utara sudah mahir memproduksi olahan pangan. Namun, mereka masih lemah di sisi pemasaran. “Pengetahuan mengenai e-commerce, termasuk bagaimana memasarkan produk melalui marketplace, sangat dibutuhkan oleh anggota Kelompok Wanita Tani saat ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan kemampuan digital yang mumpuni, produk-produk olahan itu bisa memiliki nilai tambah dan menjangkau konsumen lebih luas. BPP Metro Utara saat ini membina 23 KWT yang tersebar di berbagai kelurahan.

Peran Kampus dalam Pembangunan Daerah

Dian Eka Darma Wahyuni menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremonial. “Melalui kolaborasi ini, kami berharap program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata. Tidak hanya berbagi ilmu pengetahuan, tetapi juga mendorong peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para anggota Kelompok Wanita Tani,” kata Dian.

Baginya, keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam program tersebut menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung. Kampus, menurut Dian, harus menjadi mitra pembangunan daerah, bukan menara gading.

Siapa Sasaran Utama Program?

Program ini akan menyasar anggota KWT binaan BPP Metro Utara. Murti Rahayu sendiri aktif sebagai Penyuluh Pendamping Gerakan Tanam Pangan Keluarga (GERTAPAGA) untuk KWT “Bungur Metro Sejahtera” di bawah naungan Kelurahan Metro.

Pelatihan yang direncanakan mencakup penggunaan marketplace, fotografi produk sederhana, hingga strategi promosi digital. IIB Darmajaya berharap program ini bisa menjadi model pemberdayaan berbasis kampus yang bisa direplikasi di wilayah lain. (**)

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: sumaterapost.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top