LDII Lampung Bekali 90 Pemuda Jadi Produsen Berita dan Konten Positif di Era Post-Truth

Penulis: Ferdian Syah  •  Senin, 29 Juni 2026 | 14:28:31 WIB
pemuda LDII Lampung mengikuti pelatihan jurnalistik dasar untuk menjadi produsen berita positif.

BANDAR LAMPUNG — Sebanyak 90 peserta mengikuti "Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar" yang digelar DPW LDII Lampung di kantor mereka, Minggu (28/6). Mereka diajak untuk tidak hanya menjadi konsumen pasif, melainkan produsen informasi yang bermanfaat di tengah derasnya arus berita hoaks.

Era Post-Truth: Batas Kebenaran dan Kebohongan Semakin Tipis

Ketua Departemen KIM DPP LDII, Ludhy Cahyana, menyoroti fenomena post-truth yang kini merajalela. Menurutnya, kondisi ini membuat masyarakat kesulitan membedakan informasi yang benar dan salah.

"Post-truth membuat batas semakin tipis, antara kebenaran dan kebohongan. Kejujuran dan penipuan. Sehingga ada kecenderungan, masyarakat lebih mencari pembenaran, daripada kebenaran," ujar Ludhy di hadapan para peserta.

Waspada Jadi 'Pegawai Tak Dibayar' Aplikasi Medsos

Ludhy juga mengingatkan risiko menjadi objek dari platform media sosial. Tanpa disadari, data pribadi pengguna kerap diserahkan kepada pemilik aplikasi dan dimanfaatkan untuk kepentingan iklan.

"Di mana, data kita diserahkan pemilik aplikasi kepada pemilik produk tertentu. Sehingga, dapat dimanfaatkan oleh sebagai sasaran iklan," katanya.

Untuk keluar dari jerat ini, ia mendorong peserta menggunakan media sosial secara produktif. Mulai dari berjualan, berdakwah, hingga mempublikasikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Masifkan Pemberitaan Lewat Kontribusi Nyata

Senada dengan Ludhy, Ketua DPW LDII Lampung, M Aditya, menegaskan pentingnya peran aktif dalam pemberitaan. Generasi muda harus mampu mengkomunikasikan karya dan kontribusi organisasi melalui berita dan konten positif.

"Kita harus menjadi produsen informasi. Komunikasikan karya dan kontribusi LDII melalui berita dan konten yang positif," tegas Aditya dalam sambutannya.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para peserta untuk lebih bijak bermedia sosial sekaligus aktif menyebarkan informasi yang mendidik dan membangun.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: ldii.or.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top