LAMPUNG — Ford semakin serius mewujudkan ambisinya menghadirkan kendaraan listrik murah. Pekan ini, pabrikan asal Detroit itu meluncurkan situs web khusus yang mendokumentasikan proses pengembangan pickup listrik seharga USD 30.000 atau setara Rp 480 juta (kurs Rp 16.000). Lewat tiga video pendek di situs tersebut, publik untuk pertama kalinya bisa melihat sekilas wujud prototipe yang masih tersamar.
Meski masih dibalut kamuflase tebal, garis besar kendaraan ini mulai terlihat. Bentuknya mengadopsi siluet kotak khas pickup kompak, tidak terlalu agresif dengan overfender menonjol seperti F-150 Raptor. Proporsinya disebut mirip Ford Maverick, tapi dengan kap mesin yang lebih pendek.
Dari sisi samping, kabin belakang terlihat cukup lapang. Sementara dinding bak (bedsides) tampak lebih tinggi ketimbang Maverick yang sudah beredar. Ford menyebut proyek ini sebagai "unicorn" alias kuda poni—istilah yang menekankan betapa ambisiusnya target harga dan efisiensi produksi yang mereka kejar.
Video di situs itu juga memperlihatkan pengujian musim dingin di Northern Michigan. Chris Kirkland, senior vehicle software specialist Ford, mengatakan timnya tengah fokus menguji stability control, traction control, dan electronic power-assisted steering (EPAS) di permukaan licin. Ini menjadi indikasi awal bahwa performa handling menjadi prioritas utama, bukan sekadar jarak tempuh.
Pickup ini akan menjadi model pertama yang menggunakan platform Universal EV generasi baru Ford. Arsitektur ini dirancang untuk mengurangi jumlah komponen dan menyederhanakan proses perakitan. Tujuannya jelas: Ford ingin bisa memproduksi berbagai model EV murah dengan body style berbeda secara lebih efisien.
Alan Clarke, vice president of advanced development projects, dalam video pembuka mengatakan proyek ini adalah tentang "membayangkan ulang cara kami mengembangkan dan membangun kendaraan." Pernyataan itu diamini oleh Mark Gentry, anggota tim produksi, yang menyebut lini perakitan di fasilitas "Chapel of Love" berjalan sangat mulus. "Belum pernah ada prototipe yang serapi ini," ujarnya.
Ford memperkirakan kendaraan ini akan mulai dijual pada 2027 dengan banderol sekitar USD 30.000. Di situs resmi yang baru diluncurkan, pengguna bisa mendaftar untuk mendapatkan notifikasi perkembangan terbaru. Ford juga mengajak publik untuk "kembali lagi nanti" melihat update produksi yang akan diunggah secara berkala.
Informasi lebih detail mengenai spesifikasi baterai, jarak tempuh, dan varian yang akan tersedia masih dirahasiakan. Namun, dengan uji coba yang sudah memasuki tahap dinamika dan stabilitas, kemungkinan pengumuman resmi akan datang lebih cepat dari perkiraan.