TANGGAMUS — Hanan A. Rozak menegaskan semua keputusan organisasi, termasuk pergantian sejumlah pengurus kecamatan, telah melalui prosedur resmi partai. “Semua sudah sesuai AD/ART dan Juklak Partai Golkar,” tegasnya dalam keterangan pers, Rabu (10/6/2026).
Tony Eka Candra mengaku mendapat mandat langsung dari DPP Partai Golkar untuk mengonsolidasi partai dan mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Tanggamus. Penugasan itu tertuang dalam surat persetujuan DPP Nomor B-1040/DPP/GOLKAR/VI/2026 yang ditandatangani Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan Plh Sekjen Hakim Komarudin, kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan DPD Provinsi Lampung.
“Sesuai Juklak-02 DPP Partai Golkar, penunjukan Plt Ketua DPD Kabupaten/Kota dapat dilakukan atas persetujuan DPP dan DPD Provinsi. Jadi secara konstitusi partai, penunjukan saya sah,” ujar Tony.
Tony menyebut Partai Golkar Tanggamus butuh pembenahan serius. Pada Pemilu 2024, partai berlambang pohon beringin itu hanya meraih empat kursi DPRD, atau berada di posisi keenam dari delapan fraksi. Padahal, pada periode sebelumnya, Golkar selalu menempatkan kadernya di kursi pimpinan DPRD.
“Saya mengajak seluruh kader bekerja keras dan bersungguh-sungguh mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Tanggamus seperti masa-masa sebelumnya,” kata Tony.
Menanggapi protes 15 mantan PK, Tony menjelaskan keputusan itu adalah hasil rapat pleno pengurus. Masa jabatan para pengurus kecamatan tersebut telah berakhir dan sebagian dinilai tidak loyal terhadap keputusan DPP maupun DPD Provinsi Lampung. Sebaliknya, lima PK lainnya diperpanjang masa jabatannya hingga Musda karena memenuhi unsur Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela (PDLT).
“Lima PK diperpanjang karena memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela, serta memiliki rekam jejak yang baik dalam menjalankan amanah organisasi,” jelas Tony.
Ketua Harian DPD Partai Golkar Lampung, Riza Mirhadi, menambahkan prinsip PDLT menjadi instrumen utama dalam kebijakan organisasi. “Apabila ada unsur PK yang tidak bersedia menyatukan persepsi arah perjuangan partai ke depan, maka konsekuensi organisasi harus dijalankan,” tegasnya.
Riza memastikan target partai ke depan adalah menaikkan kursi di DPRD Tanggamus dari empat menjadi sembilan kursi. “Mari kita kembalikan kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Tanggamus,” ajaknya.