BANDAR LAMPUNG — Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar, memastikan seluruh komponen bangsa siap merapatkan barisan memberikan dukungan total untuk langkah-langkah strategis BGN di bawah komando Naniek S. Deyang. Penunjukan ini, menurutnya, telah melalui proses evaluasi yang sangat matang oleh Presiden RI.
Giri menilai bahwa penyegaran di pucuk pimpinan BGN bukan sekadar rotasi biasa. Ia menyebut langkah taktis Presiden ini diyakini sebagai cara untuk memperkuat eksekusi program gizi nasional yang selama ini berjalan.
"Penunjukan ini dipastikan telah melalui proses evaluasi yang sangat matang oleh Presiden RI. Semua komponen bangsa siap merapatkan barisan dan memberikan dukungan total untuk langkah-langkah strategis BGN di bawah komando Naniek S. Deyang," kata Giri.
Sebagai pimpinan legislatif di daerah, Giri menegaskan kesiapan total Lampung dalam mensukseskan program nasional ini. Ia menilai provinsi ini memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi penyokong utama keberlanjutan program gizi.
Pernyataan itu menjadi sinyal positif bagi kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Dukungan dari DPRD Lampung diharapkan bisa mempercepat implementasi program di lapangan, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan intervensi gizi.
Meski belum ada pernyataan resmi dari Naniek S. Deyang terkait program prioritasnya, dukungan dari berbagai daerah seperti Lampung menjadi modal penting. Penggantian Dadan Hindayana oleh Naniek S. Deyang diyakini membawa perspektif baru dalam pengelolaan badan yang bertanggung jawab atas ketahanan pangan dan gizi nasional.
Selain DPRD Provinsi Lampung, sejumlah institusi di daerah seperti Universitas Lampung, Universitas Malahayati, Politeknik Negeri Lampung, IIB Darmajaya, Universitas Teknokrat Indonesia, dan Umitra Lampung juga disebut-sebut akan dilibatkan. Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung serta sejumlah pemerintah kabupaten/kota seperti Pemkot Bandar Lampung, Pemkab Lampung Selatan, dan Pemkab Pesawaran juga menjadi bagian dari ekosistem pendukung program ini.
Belum ada jadwal pasti kapan BGN di bawah kepemimpinan baru akan meluncurkan program-program terbarunya. Namun, dengan dukungan penuh dari legislatif daerah seperti Lampung, proses transisi dan akselerasi program diyakini bisa berjalan lebih cepat. Publik menunggu langkah konkret Naniek S. Deyang dalam memperkuat ketahanan pangan dan gizi nasional.