LAMPUNG — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat peredaran obat palsu di platform digital masih menjadi ancaman serius. GoMed memotong rantai pasok ilegal karena pesanan dikirim langsung dari apotek fisik legal—seperti Kimia Farma, Century, atau Guardian—ke tangan konsumen tanpa perantara pihak ketiga yang tidak terverifikasi.
Setiap apotek mitra wajib memiliki Surat Izin Apotek (SIA) dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA). Artinya, obat yang sampai ke konsumen sudah melalui pengawasan tenaga farmasi profesional. Bukan sekadar titip beli dari orang sembarangan.
Banyak pengguna baru yang gagal memesan karena tidak paham aturan penggolongan obat. Di platform GoMed, ada tiga kategori: obat bebas (lingkaran hijau), obat bebas terbatas (lingkaran biru), dan obat keras (lingkaran merah/K).
Untuk obat keras, pengguna wajib mengunggah foto resep dokter yang valid. Aturan ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) yang mewajibkan resep guna mencegah penyalahgunaan obat dan resistensi antibiotik. Jika tidak punya resep, pengguna bisa melakukan konsultasi telemedis dengan dokter di platform Halodoc terlebih dahulu, lalu resep digital akan langsung terbit.
Prosesnya dimulai dengan membuka aplikasi Gojek dan memilih ikon palang medis "GoMed". Sistem GPS akan mendeteksi lokasi pengguna dan mencarikan apotek mitra terdekat. Tujuannya: memangkas ongkos kirim dan memastikan obat tiba dalam waktu kurang dari 60 menit.
Setelah produk dipilih, pengguna bisa membayar lewat GoPay, PayLater, atau kartu kredit/debit. Pesanan kemudian diteruskan ke mitra pengemudi yang akan menjemput obat di apotek. Riset menunjukkan integrasi logistik instan dengan platform kesehatan digital ini meningkatkan efisiensi distribusi obat hingga 60% dibandingkan metode konvensional di kota-kota besar.
Selain kecepatan, layanan ini menjamin privasi. Kemasan obat biasanya disegel rapat dan tertutup, menjaga kerahasiaan kondisi medis pengguna. Riwayat transaksi juga tersimpan, memudahkan pengguna memantau penggunaan obat di masa lalu untuk konsultasi dokter berikutnya.
Bagi pengguna baru yang masih ragu, fitur ini dirancang untuk meminimalisir risiko. Daripada membeli obat dari sumber tidak jelas di marketplace, membeli lewat GoMed setidaknya memberikan kepastian soal keaslian produk dan legalitas apotek.