LAMPUNG — Memasuki akhir Mei 2026, pergerakan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi kembali menjadi sorotan. Produk diesel menjadi segmen yang paling terpukul akibat fluktuasi harga minyak mentah global. Berdasarkan pantauan Moladin per 29 Mei 2026, harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo tercatat tidak berubah drastis dibandingkan awal bulan.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada kelompok diesel non-subsidi. Di wilayah Jawa, harga Dexlite (CN 51) berada di Rp26.000 per liter, sementara Pertamina Dex (CN 53) mencapai Rp27.900 per liter. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan bensin non-subsidi seperti Pertamax (RON 92) yang masih bertahan di Rp12.300 per liter atau Pertamax Green 95 (RON 95) seharga Rp12.900 per liter.
Penyesuaian harga pada produk diesel ini dinilai lebih besar dalam beberapa minggu terakhir jika dibandingkan dengan BBM bensin. Akibatnya, biaya operasional kendaraan niaga dan pemilik mobil diesel pribadi untuk perjalanan jarak jauh ikut membengkak.
Kabar baik datang dari Shell. Setelah vakum akibat keterbatasan pasokan sejak awal tahun, Shell V-Power Diesel kini kembali hadir di sejumlah SPBU Pulau Jawa. Produk diesel premium ini dibanderol Rp30.890 per liter (per 9 Mei 2026). Kehadirannya kembali memanaskan persaingan di segmen solar beroktan tinggi yang masih berada di level harga tinggi.
BP Ultimate Diesel dijual Rp29.890 per liter, sementara Vivo Diesel Primus menyentuh angka Rp30.890 per liter. Secara umum, harga BBM di SPBU swasta seperti BP, Shell, dan Vivo sudah melakukan penyesuaian di awal Mei 2026 dan cenderung stabil hingga akhir bulan.
Berikut rincian harga BBM Pertamina per 29 Mei 2026 untuk sejumlah wilayah di Indonesia. Perbedaan harga antar daerah masih terjadi, terutama untuk produk non-subsidi seperti Pertamax Turbo dan Pertamina Dex.
Wilayah Jawa & Bali (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB):
Wilayah Sumatera (Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, Lampung):
Catatan: Harga di FTZ Sabang dan FTZ Batam lebih rendah untuk beberapa produk, seperti Pertamax (Rp11.550 - Rp11.750) dan Pertamina Dex (Rp24.400 - Rp26.500). Sementara itu, untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, harga Pertamax Turbo berada di Rp20.350 dan Pertamax di Rp12.600 per liter.