LAMPUNG — BMKG mengidentifikasi episenter gempa pada koordinat 7.79 Lintang Selatan dan 111.13 Bujur Timur. Lokasi tepatnya berjarak 24 kilometer arah timur laut dari pusat Kabupaten Wonogiri. Kedalaman hiposenter mencapai 49 kilometer.
Kedalaman 49 kilometer mengindikasikan gempa ini masuk kategori dangkal. Namun, magnitudo yang kecil membuat getaran kemungkinan tidak terasa luas oleh warga.
“Mag:2.3, 25-May-2026 15:58:11WIB, Lok:7.79LS, 111.13BT (24 km TimurLaut WONOGIRI-JATENG), Kedlmn:49 Km,” tulis BMKG dalam keterangan resmi yang diterima iNews.id.
BMKG memberikan disclaimer bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan. Hasil pengolahan data gempa belum stabil dan dapat berubah seiring kelengkapan data dari stasiun seismograf.
“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” demikian pernyataan resmi BMKG.
Wonogiri dan sekitarnya berada di zona seismik aktif akibat subduksi Lempeng Indo-Australia di selatan Jawa. Gempa kecil seperti ini kerap terekam sebagai bagian dari dinamika tektonik harian di Pulau Jawa.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. BMKG memastikan akan terus memperbarui data jika terdapat perkembangan lebih lanjut terkait aktivitas seismik di wilayah tersebut.