Polda Lampung Buru Pencuri Motor Penembak Brigadir Arya Supena

Penulis: Khairul Anwar  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:27:22 WIB
Polda Lampung membentuk tim khusus untuk mengejar pelaku penembakan Brigadir Arya Supena.

BANDAR LAMPUNG — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bergerak cepat merespons insiden penembakan yang menewaskan salah satu anggotanya, Brigadir Arya Supena. Pihak kepolisian kini telah menerjunkan tim khusus untuk melacak keberadaan dua pelaku yang melarikan diri bersenjata api.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengonfirmasi bahwa instruksi pengejaran langsung datang dari pimpinan tertinggi Polda Lampung. Langkah ini diambil guna memastikan para pelaku kriminal bersenjata tersebut segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Polda Lampung membentuk tim khusus untuk mengejar pelaku dan mohon doanya agar pelaku segera ditangkap,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, Sabtu (9/5/2026).

Kronologi Penembakan Anggota Intel Polda Lampung

Peristiwa berdarah ini bermula saat Brigadir Arya tiba di sebuah lokasi dan mendapati dua pria mencurigakan. Kedua orang tersebut diduga tengah berupaya merusak kunci stang sepeda motor milik seorang karyawan toko menggunakan kunci letter T.

Melihat aksi kriminal di depan mata, Brigadir Arya segera menegur dan berupaya mengamankan kedua pria tersebut. Namun, salah satu pelaku justru mencabut senjata api dan melepaskan tembakan ke arah korban secara mendadak.

Peluru mengenai bagian kepala yang menyebabkan Brigadir Arya langsung tersungkur di tempat kejadian perkara (TKP). Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani perawatan intensif, nyawa korban tidak tertolong dan dikabarkan meninggal dunia.

Pelaku Sempat Todongkan Senjata ke Warga

Situasi di lokasi kejadian sempat mencekam saat kedua pelaku berusaha melarikan diri. Dalam kondisi panik, senjata api milik pelaku sempat terjatuh ke tanah, namun mereka berhasil mengambilnya kembali sebelum memacu sepeda motor.

Untuk memuluskan pelarian dari kepungan warga, pelaku sempat menodongkan senjata api ke arah Taufik, seorang petugas kebersihan yang berada di sekitar lokasi. Ancaman tersebut membuat warga yang hendak mengejar terpaksa mundur demi keselamatan nyawa.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyisiran di lapangan. Tim gabungan dari Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata yang melihat langsung ciri-ciri pelaku.

Penyisiran Rekaman CCTV dan Barang Bukti di TKP

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting yang tertinggal. Di antaranya adalah satu buah kunci T yang digunakan untuk merusak motor, satu unit Honda Beat milik target pencurian, serta sepeda motor Honda Beat Street dan telepon genggam milik korban.

Penyelidikan mendalam kini difokuskan pada identifikasi wajah pelaku melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV. Polisi telah mengambil rekaman dari beberapa titik di sekitar lokasi kejadian untuk memetakan arah pelarian kedua tersangka.

Pihak Polda Lampung mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan orang mencurigakan dengan ciri-ciri serupa untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Penyelidikan ini menjadi prioritas utama guna menjaga kondusivitas keamanan di wilayah Bandar Lampung.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: buktipetunjuk.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top