WAY KANAN — Suasana khidmat menyelimuti Nuwa Agung, Rumah Dinas Jabatan Bupati Way Kanan, saat jajaran pemerintah daerah berkumpul mendoakan almarhum Drs. H. Tamanuri, M.M. Peringatan 40 hari wafatnya tokoh pembangunan Lampung ini dihadiri langsung oleh Bupati Ayu Asalasiyah bersama jajaran Forkopimda.
Kegiatan doa bersama tersebut bertujuan mengenang pengabdian almarhum bagi kemajuan daerah. Bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan, sosok almarhum meninggalkan fondasi kuat yang menjadi inspirasi bagi keberlanjutan pembangunan di masa mendatang.
Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan duka cita mendalam sekaligus merefleksikan kedekatan almarhum dengan masyarakat. Ia menilai Tamanuri sebagai pemimpin yang memiliki ketulusan dan kerja keras yang patut dicontoh oleh seluruh elemen pemerintah.
"Bagi banyak orang, beliau bukan sekadar pemimpin, tetapi juga seperti orang tua yang memberi teladan," ujar Bupati Ayu di hadapan para jamaah yang hadir.
Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai yang diwariskan almarhum merupakan modal penting bagi masyarakat dalam membangun Kabupaten Way Kanan ke depan. Dedikasi almarhum selama masa hidupnya dianggap sebagai standar tinggi dalam pelayanan publik di wilayah tersebut.
Almarhum Tamanuri dikenal luas sebagai tokoh dengan pengaruh besar di Lampung. Ia tercatat pernah mengemban amanah sebagai Bupati Way Kanan selama dua periode hingga tahun 2010, sebelum akhirnya berkiprah di level nasional.
Hingga akhir hayatnya, almarhum masih aktif menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI dari Partai NasDem. Duduk di Komisi V, ia membidangi sektor infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan fisik pembangunan di daerah-daerah.
Tamanuri mengembuskan napas terakhir pada 23 Maret 2026 di Rumah Sakit Royal Taruma. Kepergiannya menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi konstituen dan masyarakat yang merasakah langsung dampak kepemimpinannya.
Acara tahlilan ini turut dihadiri oleh putra almarhum yang juga mantan Bupati Lampung Utara periode 2014-2019, Agung Ilmu Mangkunegara. Kehadirannya didampingi oleh sejumlah kerabat dan keluarga besar almarhum.
Dari jajaran birokrasi, tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, bersama para Pejabat Tinggi Pratama dan Camat se-Kabupaten Way Kanan. Selain itu, hadir pula instansi vertikal, Pejabat Administrator, serta pengurus TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Way Kanan.
Melalui kegiatan religi ini, Pemkab Way Kanan berharap semangat silaturahmi antar-elemen masyarakat tetap terjaga. Doa bersama ini ditutup dengan harapan agar nilai-nilai keteladanan almarhum terus hidup dalam setiap langkah pembangunan daerah.