Daftar Harga BBM Pertamina Lampung 3 Mei 2026 Tidak Berubah

Penulis: Musdar Lubis  •  Minggu, 03 Mei 2026 | 10:03:10 WIB
Harga BBM Pertamina di Lampung per 3 Mei 2026 tetap stabil tanpa perubahan.

BANDAR LAMPUNG — PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Lampung per Minggu (3/5/2026). Ketetapan ini berlaku untuk semua jenis produk, mulai dari BBM subsidi hingga varian nonsubsidi seperti Pertamax dan Dex Series.

Stabilitas harga di awal Mei ini menjadi angin segar bagi konsumen di Bumi Ruwa Jurai. Pasalnya, tarif yang berlaku saat ini masih merujuk pada kebijakan terakhir yang ditetapkan pada 18 April 2026. Saat itu, sejumlah produk nonsubsidi memang sempat mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.

Manajemen Pertamina menyebutkan bahwa keputusan menahan harga ini merupakan langkah strategis di tengah dinamika energi global. Perusahaan terus memantau pergerakan harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah untuk menentukan kebijakan harga di tingkat retail.

Rincian Harga Pertamax dan Dex Series di Lampung

Untuk wilayah Lampung, harga Pertamax dipatok pada angka Rp12.600 per liter. Harga ini setara dengan wilayah tetangga seperti Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi. Sementara itu, varian Pertamax Turbo yang menyasar segmen mesin bensin performa tinggi berada di angka Rp19.850 per liter.

Pada lini bahan bakar diesel, Dexlite dibanderol seharga Rp24.150 per liter. Produk unggulan diesel lainnya, Pertamina Dex, tercatat memiliki harga tertinggi di kelasnya yakni Rp24.450 per liter. Seluruh harga tersebut sudah termasuk Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang berlaku di daerah.

Meskipun harga di Lampung terpantau stabil, terdapat perbedaan tipis jika dibandingkan dengan wilayah Sumatera lainnya. Sebagai contoh, di Riau dan Kepulauan Riau, harga Pertamax mencapai Rp12.900 per liter, atau lebih mahal Rp300 dibandingkan Lampung. Perbedaan ini umumnya dipengaruhi oleh besaran PBBKB di masing-masing provinsi.

Nasib Harga Pertalite dan Solar Subsidi

Pemerintah melalui Pertamina juga menegaskan tidak ada perubahan harga untuk jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) dan BBM Tertentu (JBT). Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter di seluruh SPBU Lampung. Hal yang sama berlaku untuk Bio Solar yang bertahan di angka Rp6.800 per liter.

Kepastian harga subsidi ini menjadi prioritas pemerintah untuk menjaga stabilitas inflasi daerah. Mengingat sektor logistik dan transportasi publik di Lampung sangat bergantung pada ketersediaan dan keterjangkauan harga Solar serta Pertalite.

Hingga saat ini, skema penyaluran BBM bersubsidi masih terus diperketat melalui sistem digitalisasi. Konsumen di Lampung diimbau untuk tetap menggunakan QR Code saat melakukan transaksi pembelian Solar subsidi guna memastikan penyaluran tepat sasaran.

Dinamika Pasar Energi dan Dampak Bagi Konsumen

Keputusan Pertamina untuk tidak menaikkan harga di awal bulan ini memberikan ruang napas bagi pelaku usaha dan masyarakat umum. Stabilitas harga energi sangat krusial bagi Lampung yang merupakan pintu gerbang distribusi barang antara Pulau Jawa dan Sumatera.

Tren harga ke depan diprediksi masih akan sangat fluktuatif. Jika harga minyak mentah dunia kembali melonjak, tidak menutup kemungkinan Pertamina akan melakukan evaluasi harga pada periode berikutnya. Namun, untuk saat ini, masyarakat Lampung masih bisa menikmati tarif yang sama dengan bulan sebelumnya.

Pertamina juga memastikan stok BBM di seluruh Terminal BBM (TBBM) wilayah Lampung dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat. Pengawasan di lapangan terus dilakukan guna mencegah adanya praktik penimbunan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Reporter: Musdar Lubis
Back to top