BANDAR LAMPUNG — Kejuaraan Renang Nasional Walikota Bandar Lampung Cup 2026 digelar Lampung Fast Swim bersama Pengurus Kota Akuatik Bandar Lampung. Pendaftaran peserta ditutup dengan catatan 2.664 atlet, berdasarkan data panitia hingga Kamis, 22 Oktober 2026.
Angka itu membuat panitia harus membatasi nomor pertandingan. Kebijakan ditempuh agar penyelenggaraan tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan seluruh pihak.
Antusiasme Peserta Jadi yang Terbesar
Ketua Pelaksana Walikota Bandar Lampung Cup 2026, Yudha Al Hadjid, menyebut jumlah peserta tahun ini menjadi yang terbanyak dibandingkan penyelenggaraan kejuaraan serupa sebelumnya.
"Antusiasme peserta mengikuti kejuaraan renang Walikota Bandar Lampung Cup 2026 ini sangat luar biasa. Dari jumlah peserta dan kemeriahan, inilah Kejuaraan Renang Walikota Bandar Lampung Cup terbesar," ujar Yudha, Rabu, 21 Oktober 2026.
Pembatasan nomor pertandingan diambil sebagai konsekuensi dari tingginya animo pendaftar. "Kita harus batasi karena panitia harus tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan semua pihak," jelas Yudha yang juga mantan atlet renang tersebut.
Empat Juri Nasional dari PB Akuatik Indonesia
Kualitas pertandingan juga menjadi perhatian panitia. Sebanyak empat juri nasional dari PB Akuatik Indonesia akan bertugas memimpin pertandingan di Kolam Renang Pahoman.
"Ini baru pertama di Lampung. Satu kejuaraan renang dipimpin empat wasit nasional dari PB Akuatik Indonesia," terang Yudha.
Sejumlah klub besar dari Sumatera Selatan, Jambi, Jawa, dan Banten dipastikan ambil bagian. Belasan klub renang asal Lampung juga siap bersaing dalam kejuaraan tingkat nasional tersebut.
Sistem Spectra Catat Rekor ke Basis Data Nasional
Kejuaraan ini menggunakan sistem Spectra yang terintegrasi langsung dengan basis data nasional PB Akuatik Indonesia. Catatan waktu dan prestasi atlet yang bertanding di Kolam Renang Pahoman akan tercatat secara resmi.
"Jika terjadi pemecahan rekor maka catatan waktunya akan diakui dan dicatat di database PB Akuatik Indonesia," jelas Yudha.
Menurut Yudha, persaingan diperkirakan berlangsung ketat karena kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi para atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung.
"Persaingan nanti pasti akan ketat, terlebih lagi kejuaraan ini akan dijadikan ajang pemanasan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung," kata anggota DPRD Lampung itu.
Dua Kategori: Championship dan Fun Swimming
Kejuaraan Walikota Bandar Lampung Cup 2026 terbagi dalam dua kategori utama. Kategori championship menggunakan regulasi resmi PB Akuatik Indonesia, sedangkan kategori fun swimming diperuntukkan bagi pelajar dan perenang pemula.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyambut baik penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Ia mengajak para atlet, pelatih, klub, serta insan olahraga akuatik dari seluruh Indonesia untuk bersama-sama menyukseskan ajang tersebut.
"Mari kita mengukir prestasi dan mempererat silaturahmi antarinsan olahraga Akuatik Indonesia," ajak Eva Dwiana.
Eva berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini serta menjaring bibit-bibit potensial yang dapat dikembangkan menjadi perenang berprestasi di tingkat nasional.
"Dari Kota Bandar Lampung untuk prestasi renang Indonesia," tegas Eva.