PRINGSEWU — Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan Riyono Caping menyatakan kehadiran Presiden PKS dalam kegiatan tersebut sebagai penegasan sikap partai terhadap masyarakat yang menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kehadiran Almuzzammil bukan sekadar seremonial, melainkan upaya memastikan aspirasi petani masuk ke dalam agenda perjuangan partai.
"Kehadiran Presiden PKS Almuzzammil Yusuf dalam Pesta Rakyat Petani ini menjadi bukti nyata bahwa PKS tidak hanya berbicara tentang keberpihakan kepada petani, tetapi juga hadir untuk membersamai mereka. Kami ingin memastikan aspirasi petani didengar dan perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka terus menjadi bagian dari agenda PKS," ujar Riyono.
Petani Dinilai Bukan Sekadar Penghasil Pangan
Riyono menempatkan petani sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi, bukan hanya produsen bahan pangan. Karena itu, peningkatan kesejahteraan mereka menuntut ekosistem usaha yang menopang, mulai dari akses permodalan, teknologi pertanian, pendampingan, hingga kepastian pasar bagi hasil panen.
"Kehadiran AMY harus menjadi momentum untuk memperkuat langkah nyata dalam membela petani. Keberpihakan tidak cukup disampaikan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan dengan membuka akses pasar, memperkuat permodalan, mendorong inovasi, dan memastikan hasil kerja keras petani memberikan kesejahteraan bagi keluarganya," tegasnya.
Partai berlambang padi dan kapas itu, lanjut Riyono, ingin diposisikan sebagai rumah perjuangan bagi petani, peternak, dan nelayan. Pesta Rakyat Petani disebutnya sebagai jalan memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus membuka ruang kolaborasi usaha di sektor pangan.
"Bagi PKS, petani bukan sekadar penghasil pangan, melainkan bagian penting dari kehidupan bangsa yang harus diperhatikan kesejahteraannya. Kami ingin berjalan bersama petani, mendengar kebutuhan mereka, dan memperjuangkan masa depan yang lebih baik bagi keluarga mereka," kata Riyono.
100 Stan Gratis dan Business Matching untuk Pelaku Usaha Lokal
Agenda utama kegiatan adalah Pasar Tani yang menyediakan 100 stan gratis bagi pelaku usaha pertanian, peternakan, perikanan, serta UMKM. Fasilitas itu diarahkan menjadi sarana promosi produk, perluasan jaringan pemasaran, dan pembuka peluang transaksi bagi usaha lokal.
Penyelenggara juga menyiapkan Lomba Proposal Inovasi Bisnis Pertanian dan Business Matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan peluang kerja sama serta investasi. Kedua agenda tersebut diharapkan mendorong lahirnya inovasi dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
Untuk sektor peternakan, panitia menggelar kontes kambing, domba, dan entog jumbo sebagai bentuk apresiasi terhadap keterampilan serta potensi para peternak. Rangkaian acara diarahkan agar sektor pertanian, peternakan, dan perikanan tidak berhenti pada produksi, tetapi mampu menciptakan nilai tambah dan menaikkan pendapatan warga.
Agri Fun Walk 3 Kilometer, Hadiah Utama Paket Umrah
Masyarakat umum dapat mengikuti Agri Fun Walk, jalan sehat sepanjang tiga kilometer, pada Minggu (25/10/2026) di kawasan Kompleks Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Kegiatan itu digelar terbuka dengan berbagai hadiah dan doorprize, termasuk paket umrah dan sepeda motor.
Lomba kostum petani turut diselenggarakan untuk mengangkat identitas profesi petani sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap pekerjaan tersebut. Perpaduan agenda ekonomi, edukasi, dan hiburan rakyat itu diharapkan menjadi ruang interaksi antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kebijakan.
Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir, di antaranya Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, serta jajaran pengurus PKS dari tingkat pusat hingga daerah. PKS menempatkan kesejahteraan petani sebagai bagian dari pembangunan nasional, dengan petani yang berdaya dinilai akan memperkuat ekonomi keluarga dan pedesaan sekaligus menjadi fondasi ketahanan pangan berkelanjutan.