Pencarian

OnePlus 16 Dipastikan Pakai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Siap Main 185 fps

Rabu, 23 September 2026 • 17:51:01 WIB
OnePlus 16 Dipastikan Pakai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Siap Main 185 fps
OnePlus 16 dipastikan mengusung chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dengan proses fabrikasi 2nm.

LAMPUNG — OnePlus 16 resmi dipastikan mengusung chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dari Qualcomm yang dibangun dengan proses 2nm. Ponsel flagship ini disebut mampu menjalankan game hingga 185 fps berkat arsitektur baru dan kernel gaming khusus. OnePlus juga tengah menyiapkan ponsel gaming baru untuk pasar India.

Konfirmasi ini datang langsung dari pihak OnePlus yang mengumumkan bahwa ponsel flagship berikutnya akan ditenagai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Chipset octa-core tersebut menjadi salah satu SoC pertama Qualcomm yang memakai fabrikasi 2nm, sebuah lompatan dari generasi sebelumnya yang masih berkutat di 3nm.

Selain mengumumkan chipset, OnePlus juga menyebut ponsel ini akan dipasangkan dengan "Wind Chaser Gaming Kernel" — sebuah kernel khusus yang dirancang untuk mengoptimalkan performa gaming. Kombinasi keduanya diklaim mampu mendorong frame rate hingga 185 fps.

Spesifikasi Chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6

Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mengusung konfigurasi delapan inti CPU yang terbagi dalam tiga klaster berbeda. Susunannya terdiri dari tiga core efisiensi, tiga core performa, dan dua prime core.

  • Proses fabrikasi: 2nm
  • Jumlah inti: 8 (octa-core)
  • Konfigurasi: 3 core efisiensi + 3 core performa + 2 prime core
  • Kecepatan clock puncak: 5,0 GHz
  • Kernel gaming: Wind Chaser Gaming Kernel
  • Klaim performa gaming: hingga 185 fps

Angka 5,0 GHz pada prime core menempatkan chipset ini di jajaran SoC Android dengan clock tertinggi saat ini. Proses 2nm juga berpotensi memberikan efisiensi daya lebih baik dibanding generasi 3nm, meski OnePlus belum membeberkan data konsumsi daya secara resmi.

Wind Chaser Gaming Kernel dan Target 185 fps

Wind Chaser Gaming Kernel menjadi pembeda utama OnePlus 16 dari flagship lain yang memakai chipset serupa. Kernel ini bekerja di level sistem operasi untuk mengatur alokasi sumber daya CPU dan GPU secara real-time saat bermain game.

Target 185 fps yang disebut OnePlus mengindikasikan ponsel ini diarahkan untuk game kompetitif seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, atau Genshin Impact pada setting tertinggi. Sebagai perbandingan, sebagian besar flagship 2025 masih berkutat di 120 fps untuk game mobile.

Belum ada informasi apakah frame rate 185 fps bisa dipertahankan secara stabil dalam sesi panjang, atau hanya tercapai pada kondisi optimal dengan pendinginan tertentu. OnePlus belum merilis data benchmark resmi maupun suhu operasional saat gaming berat.

Ponsel Gaming Baru untuk India

Selain OnePlus 16, perusahaan dikabarkan tengah menyiapkan ponsel gaming baru khusus untuk pasar India. Detail perangkat ini masih minim — belum ada nama resmi, spesifikasi, maupun tanggal peluncuran.

Langkah ini masuk akal mengingat India adalah salah satu pasar mobile gaming terbesar di dunia. OnePlus sebelumnya sudah punya lini produk yang menyasar segmen performa, dan kehadiran perangkat gaming khusus bisa memperkuat posisinya di sana.

Untuk pasar Indonesia, belum ada konfirmasi apakah OnePlus 16 akan masuk secara resmi. OnePlus memang sempat vakum dari pasar lokal, namun beberapa produk terbarunya kembali dijual melalui kanal importir resmi.

Kapan OnePlus 16 Meluncur?

OnePlus belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi OnePlus 16. Berdasarkan pola rilis tahunan, flagship ini biasanya diperkenalkan pada kuartal pertama tahun berjalan, disusul ketersediaan global beberapa pekan kemudian.

Yang jelas, konfirmasi chipset ini menandakan OnePlus 16 akan bersaing langsung dengan flagship Android lain yang juga memakai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Bedanya, OnePlus menambahkan lapisan optimasi gaming lewat Wind Chaser Gaming Kernel.

Bagi pengguna yang mengutamakan performa gaming di atas segalanya, OnePlus 16 layak masuk daftar pantau. Sementara pembeli yang lebih butuh kamera atau ekosistem lengkap mungkin perlu menunggu review independen sebelum memutuskan.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gadgets360.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks