Pencarian

Gubernur Lampung Pastikan Perbaikan Ekosistem Dapur SPPG, Integrasikan dengan BUMDes dan UMKM Desa

Senin, 22 Juni 2026 • 21:38:02 WIB
Gubernur Lampung Pastikan Perbaikan Ekosistem Dapur SPPG, Integrasikan dengan BUMDes dan UMKM Desa
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau perbaikan ekosistem dapur SPPG di Bandarlampung.

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memastikan akan ada perbaikan ekosistem dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk meningkatkan kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di provinsi tersebut. Perbaikan ini salah satunya dilakukan dengan mengintegrasikan dapur SPPG dengan BUMDes, koperasi, dan UMKM yang ada di desa-desa.

"Kami terus mengawal terkait operasional ini, jadi ada keseriusan dari semua pihak agar ada perbaikan ekosistem dapur SPPG di Provinsi Lampung," kata Rahmat di Bandarlampung, Senin.

Mengapa Ekosistem Dapur SPPG Harus Diperbaiki?

Rahmat menjelaskan, perbaikan ekosistem dapur SPPG bukan sekadar soal higienitas atau kualitas makanan. Lebih dari itu, program ini dirancang untuk menjadi alat penggerak ekonomi desa. Dengan mengintegrasikan dapur SPPG ke BUMDes dan UMKM, pemerintah ingin memastikan komoditas pangan lokal terserap, harga jual di tingkat petani naik, dan terbuka lapangan kerja baru.

"Terlebih lagi Lampung memproduksi komoditas pangan dan kita membutuhkan Program Makan Bergizi Gratis untuk menyerapnya. Sehingga perbaikan ekosistem ini perlu dilakukan agar program ini memiliki nilai, salah satunya ekonomi bisa tumbuh dari desa melalui program ini," ucap dia.

Integrasi dengan BUMDes dan UMKM: Strategi Ganda

Strategi ini memiliki dua sasaran sekaligus. Pertama, memperbaiki kualitas gizi anak sekolah dan ibu hamil melalui makanan yang lebih segar dan bergizi. Kedua, menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa. Rahmat menyebut, uang hasil efisiensi dari pemerintah pusat yang turun ke desa harus dikelola dengan baik untuk menjalankan program ini.

"Jadi uang hasil efisiensi dari pemerintah pusat sampai desa dikelola dengan baik untuk berjalannya program ini, dan bisnis di desa hidup, ekonomi hidup, masyarakat sejahtera. Ini yang akan diperbaiki terus secara berkesinambungan selain itu kualitas produk makanan pun akan diperbaiki untuk membantu perbaikan gizi sumber daya manusia," tambahnya.

Konsumsi Protein Lampung di Peringkat Lima Terbawah

Urgensi perbaikan program ini didasari data konsumsi protein masyarakat Lampung yang masih rendah. Gubernur menegaskan, Lampung masih sangat membutuhkan MBG karena konsumsi proteinnya berada di peringkat kelima terbawah secara nasional.

"Provinsi Lampung ini masih butuh Program Makan Bergizi Gratis karena konsumsi protein Lampung masih nomor lima terbawah secara nasional, sehingga sumber daya manusia kita masih membutuhkan program ini untuk perbaikan gizi," ujar Rahmat.

Dengan perbaikan ekosistem dapur SPPG, pemerintah provinsi berharap kualitas gizi masyarakat bisa meningkat seiring dengan tumbuhnya ekonomi desa melalui keterlibatan BUMDes, koperasi, dan UMKM setempat.

Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks