BANDARLAMPUNG — Institut Teknologi Sumatera (Itera) tengah mengkaji penerapan Jalur Afirmasi Seleksi Mandiri Terpadu (SMT) Tahun 2026 sebagai strategi memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di seluruh kabupaten/kota Provinsi Lampung.
Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, mengatakan kebijakan ini didasarkan pada evaluasi data sebaran mahasiswa dalam lima tahun terakhir. Hasilnya, masih terdapat beberapa wilayah dengan tingkat keterwakilan yang sangat rendah di lingkungan kampus.
Data menunjukkan lima kabupaten yang masuk kategori prioritas adalah Tanggamus (3,16 persen), Way Kanan (2,72 persen), Tulang Bawang Barat (1,73 persen), Pesisir Barat (0,92 persen), dan Mesuji (0,61 persen). Persentase ini mencerminkan proporsi mahasiswa asal daerah tersebut terhadap total mahasiswa Itera.
"Data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan afirmasi yang bertujuan memberikan kesempatan lebih luas kepada calon mahasiswa dari daerah-daerah yang selama ini masih memiliki keterwakilan rendah," kata Rektor di Bandarlampung, Kamis.
Menurut Rektor, program afirmasi ini akan memanfaatkan basis data pendaftar yang sudah masuk ke sistem SMT Itera 2026. Artinya, tidak akan ada proses pendaftaran baru yang dibuka khusus untuk jalur ini.
Saat ini, proses pendaftaran SMT Itera 2026 masih berlangsung dan akan berakhir pada 29 Juni 2026. Hingga kini, sebanyak 576 peserta telah menyelesaikan pendaftaran melalui tiga skema seleksi yang tersedia.
Tiga skema tersebut meliputi peserta yang belum lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), peserta yang belum lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan peserta Jalur Prestasi Khusus.
Rektor menegaskan bahwa alokasi daya tampung untuk jalur afirmasi akan ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi data sebaran mahasiswa dan jumlah pendaftar dari masing-masing wilayah. Seluruh proses seleksi tetap mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.
"Melalui skema afirmasi ini, kami berupaya mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi berbasis sains dan teknologi bagi seluruh masyarakat Lampung," ujarnya.
Dengan adanya jalur ini, Itera berharap semakin banyak putra-putri terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Lampung yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.