BANDAR LAMPUNG — Kompetisi UI/UX Design dalam ajang Innovation 4 Force 2026 International mempertemukan tim-tim kampus dari dalam dan luar negeri. Universitas Teknokrat Indonesia menurunkan tiga mahasiswa Informatika dengan bimbingan dosen Angga Bayu Santoso, S.Kom., M.Kom.
Hasilnya, tim Teknokrat menempati posisi ketiga. UPN Jakarta keluar sebagai juara pertama, disusul Universitas Gadjah Mada di posisi kedua.
Apa Itu SIGAPIN yang Dikembangkan Tim Teknokrat?
SIGAPIN merupakan rancangan aplikasi yang berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Aplikasi ini dirancang dengan tampilan informatif dan mudah digunakan.
Lewat SIGAPIN, pengguna diarahkan untuk bisa mengakses informasi terkait kesiapsiagaan bencana. Tim menyebut rancangan tersebut sebagai solusi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Desain antarmuka dan pengalaman pengguna menjadi penilaian utama dalam cabang lomba ini. Kemampuan merancang aplikasi yang memperhatikan aspek fungsi, kemudahan, serta kenyamanan pengguna menjadi kunci tim Teknokrat bertahan di posisi tiga besar.
Apresiasi Wakil Rektor: Bukti Mahasiswa Teknokrat Mampu Bersaing Global
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., memberi apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, persaingan dengan UPN Jakarta dan UGM di tingkat internasional menjadi bukti kemampuan mahasiswa Teknokrat.
"Alhamdulillah, luar biasa dan membanggakan! Selamat kepada Angga, Dafa, dan Aditiya, mahasiswa terbaik Informatika yang berhasil meraih Juara 3 UI/UX Design International di ajang Innovation 4 Force 2026. Mengalahkan puluhan kampus dan bersaing dengan UPN Jakarta dan UGM di tingkat internasional adalah bukti nyata bahwa mahasiswa terbaik Teknokrat mampu bersaing secara global. Karya SIGAPIN adalah inovasi terbaik yang sangat relevan dan berdampak. Terima kasih kepada dosen pembimbing terbaik Bapak Angga Bayu Santoso. Ini adalah bukti Teknokrat sebagai kampusnya sang juara!" ujar Mahathir.
Kaitan Prestasi dengan Program SDGs Kampus
Universitas Teknokrat Indonesia menempatkan capaian ini sebagai bagian dari komitmen kampus terhadap Sustainable Development Goals (SDGs). Setidaknya ada empat poin yang disorot kampus dari prestasi tersebut.
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas — mahasiswa didorong berinovasi di bidang UI/UX Design dengan bimbingan dosen untuk menghasilkan karya digital berstandar internasional.
- SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur — SIGAPIN dikembangkan sebagai inovasi digital yang mendukung infrastruktur kesiapsiagaan bencana berbasis teknologi.
- SDG 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan — aplikasi SIGAPIN berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, mendukung kota dan permukiman yang tangguh.
- SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan — partisipasi mahasiswa dalam kompetisi internasional di Politeknik Negeri Lampung menjadi wujud kolaborasi antar perguruan tinggi.
Kompetisi UI/UX Design menjadi wadah bagi mahasiswa menuangkan ide, mengasah keterampilan perancangan aplikasi, dan menciptakan pengalaman pengguna yang memperhatikan aspek fungsi, kemudahan, serta kenyamanan. Bagi Teknokrat, capaian ini diharapkan memacu mahasiswa lain menghasilkan karya digital yang kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat.