KOTA AGUNG — Ribuan warga Pekon Batu Kramat, Kecamatan Kota Agung Timur, menggelar tradisi Bersih Pekon yang dirangkaikan dengan doa bersama dan ruwatan mata air, Minggu (12/7/2026). Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto hadir langsung dalam kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Agus menekankan bahwa tradisi ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar kegiatan bersih-bersih lingkungan. Menurutnya, Bersih Pekon menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
"Bersih Pekon bukan hanya kegiatan membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga menjadi sarana membersihkan hati dan pikiran melalui silaturahmi serta doa bersama," ujar Agus.
Makna Tradisi di Tengah Modernitas
Agus menilai tradisi yang terus dilestarikan warga Batu Kramat merupakan modal sosial berharga untuk menjaga kerukunan dan menciptakan lingkungan yang kondusif. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.
"Semoga kegiatan Bersih Pekon ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi benar-benar menjadi budaya yang terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat," katanya.
Ajakan Hidup Bersih Lahir dan Batin
Pada kesempatan itu, Wabup juga mengajak seluruh lapisan masyarakat—dari anak-anak hingga orang tua—untuk membiasakan hidup bersih secara lahir maupun batin. Menurutnya, kebersihan lingkungan harus berjalan seiring dengan kebersihan jiwa.
"Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus menjaga kebersihan jiwa dan raga demi terciptanya kehidupan yang sehat, damai, dan penuh kebersamaan," pesan Agus.
Ratusan Warga dan Tokoh Masyarakat Hadir
Doa bersama berlangsung khidmat dan dihadiri Camat Kota Agung Timur beserta unsur Uspika, Kepala Pekon Batu Kramat Masrantok dan jajarannya, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda setempat.
Pemerintah Kabupaten Tanggamus berharap tradisi Bersih Pekon tetap lestari sebagai warisan budaya yang memperkuat persatuan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.