Pencarian

Chip AI Buatan Sendiri Amazon Siap Hadir di Perangkat Rumah Pintar dan Gadget Mobile Masa Depan

Jumat, 03 Juli 2026 • 17:48:31 WIB
Chip AI Buatan Sendiri Amazon Siap Hadir di Perangkat Rumah Pintar dan Gadget Mobile Masa Depan
Amazon perkenalkan chip AI buatan sendiri untuk perangkat rumah pintar dan gadget mobile masa depan.

LAMPUNG — Amazon semakin serius menggarap ekosistem kecerdasan buatan (AI) di rumah pintar. Dalam wawancara dengan CNBC, Kamis pekan lalu, Panos Panay — kepala divisi devices and services Amazon — membeberkan strategi perusahaan untuk mengandalkan chip buatan sendiri secara end-to-end. Dua prosesor teranyar, AZ3 dan AZ3 Pro, sudah disematkan di sejumlah perangkat yang beredar, termasuk Echo Show 8, Echo Show 11, dan Fire TV.

Mengapa Amazon Bikin Chip Sendiri?

Menurut Panay, keputusan ini didorong oleh dua hal utama: keamanan dan performa AI. Dengan memproses data langsung di perangkat, Amazon bisa meminimalkan ketergantungan pada cloud yang rawan latency dan kebocoran data. "Kalau kami ingin menghadirkan pengalaman ambient di rumah dengan cara yang paling aman, kami harus memikirkan bagaimana pengiriman hardware secara end-to-end," ujar Panay.

Meski begitu, Amazon tidak sepenuhnya meninggalkan pemasok eksternal. Perusahaan masih menggunakan chip Qualcomm untuk beberapa kebutuhan lain. Namun, dengan memproduksi chip sendiri, Amazon bisa lebih leluasa mengatur harga jual perangkat. Ini penting mengingat biaya chip — khususnya yang terkait AI — terus merangkak naik, meski tidak separah kenaikan harga GPU yang sempat disebut "RAMageddon" oleh CNET.

Alexa Plus: Asisten AI yang Makin Pintar dan Mobile

Chip baru ini menjadi tulang punggung Alexa Plus, versi terbaru asisten suara Amazon yang dibekali kemampuan percakapan berbasis AI generatif. Layanan ini gratis untuk pelanggan Amazon Prime, atau berbayar 20 dolar AS (sekitar Rp 330.000) untuk pengguna lain. Dalam pengujian, Alexa Plus sudah bisa diajak ngobrol soal resep, mengubah pengaturannya sendiri, membuat percakapan otomatis untuk bel pintu, hingga memesan makanan lewat GrubHub.

Panay bahkan membayangkan masa depan tanpa layar dan aplikasi. "Saya pikir kita mungkin akan bergerak meninggalkan dunia yang penuh aplikasi dan layar," katanya. Amazon disebut memiliki laboratorium berisi berbagai perangkat yang sedang diuji, termasuk "seluruh peta jalan perangkat on-the-go." Ini menjelaskan akuisisi Amazon terhadap merek wearable Bee pada 2025.

Bentuk Perangkat Mobile Alexa Plus Masih Misterius

Amazon belum membeberkan wujud pasti perangkat mobile bertenaga Alexa Plus. Namun, mereka berjanji publik tidak perlu menunggu lama. Di pasaran, sudah ada produk sejenis seperti AI pin yang bisa merekam percakapan harian, meski kegunaannya masih dipertanyakan dan memicu kekhawatiran privasi.

Soal privasi, Amazon secara otomatis memproses perintah suara dari perangkat seperti Echo Show 11 untuk dianalisis. Pengguna bisa mematikan beberapa pengaturan Alexa, tetapi tidak untuk fitur yang satu ini. Artinya, gelombang perangkat AI baru kemungkinan besar akan membawa persyaratan serupa. Calon pembeli disarankan mempertimbangkan seberapa banyak data yang ingin mereka bagikan ke Amazon.

Kesimpulan: Chip Buatan Sendiri, Masa Depan Lebih Terkendali

Langkah Amazon merancang chip AI sendiri bukan sekadar efisiensi biaya. Ini adalah fondasi untuk membangun ekosistem perangkat pintar yang lebih aman, responsif, dan mandiri — tanpa harus bergantung pada pemasok pihak ketiga. Bagi konsumen Indonesia, dampaknya baru akan terasa ketika perangkat generasi berikutnya mulai mendarat di pasar lokal, terutama dari segi harga dan fitur AI yang lebih canggih.

Bagikan
Sumber: cnet.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks