PANARAGAN — Sejumlah konstruksi U-Ditch beton di saluran irigasi Way Gemol, Tulangbawang Barat, ditemukan bergeser bahkan terguling dari posisi semula. Kerusakan itu terjadi akibat luapan air yang tidak lagi tertampung saat hujan deras melanda kawasan tersebut.
Peninjauan lokasi dilakukan pada Kamis (11/6/2026) oleh Kepala Satker Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BBWS Mesuji Sekampung, Arie Bayu Purnomo, bersama pihak PT Brantas Abipraya selaku kontraktor pelaksana. Langkah itu diambil untuk memastikan kondisi kerusakan dan menentukan metode rehabilitasi yang tepat.
Alat Berat dan 10 Pekerja Dikerahkan ke Lokasi
Menindaklanjuti temuan di lapangan, PT Brantas Abipraya langsung menurunkan satu unit ekskavator dan sepuluh pekerja ke lokasi. SEM Proyek PT Brantas Abipraya, Nadil, mengatakan pekerjaan perbaikan merupakan bagian dari proyek Instruksi Presiden (Inpres) Tahap III Tahun 2025 yang masih dalam masa pemeliharaan.
"Perbaikan langsung kami mulai, sementara untuk alatnya satu unit eskavator kami datangkan untuk mengangkat U-Ditch dan 10 pekerja sudah di lokasi. InsyaAllah dalam tujuh hari pekerjaan dapat diselesaikan," kata Nadil.
Pondasi U-Ditch Diperkuat Agar Tak Terulang Lagi
Menurut Nadil, kerusakan terjadi karena luapan air yang tidak lagi tertampung sehingga menyebabkan bagian U-Ditch bergeser. Untuk mencegah kejadian serupa, pondasi atau dudukan U-Ditch akan diperkuat dan diperbaiki sesuai kondisi lapangan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJPA BBWS Mesuji Sekampung, Fudi Firmantoro, menyebutkan peninjauan juga menjadi dasar penyusunan metode rehabilitasi agar perbaikan lebih optimal. Ia menegaskan, saluran irigasi harus bisa berfungsi normal dalam jangka panjang.
"Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan, dan akan terus melakukan monitoring selama proses perbaikan berlangsung oleh pihak Brantas," ujar Fudi Firmantoro.
Target Sebelum Musim Tanam Berikutnya
Perbaikan dipercepat untuk mengantisipasi musim tanam berikutnya. Fudi memastikan, setelah pekerjaan selesai, saluran irigasi Way Gemol dapat kembali mengalirkan air ke lahan pertanian di Tulangbawang Barat secara normal.
"Perbaikan kami percepat, untuk mengantisipasi musim tanam berikutnya. Setelah pekerjaan selesai, kami pastikan saluran ini dapat kembali berfungsi normal dalam mengalirkan air ke lahan pertanian," kata Fudi.