Pencarian

160 Judul Buku Tersedia di Pojok Baca PDA Lampung Selatan, Targetkan Kurangi Ketergantungan Gadget di Tingkat Keluarga

Jumat, 05 Juni 2026 • 16:23:31 WIB
160 Judul Buku Tersedia di Pojok Baca PDA Lampung Selatan, Targetkan Kurangi Ketergantungan Gadget di Tingkat Keluarga
Pojok baca PDA Lampung Selatan resmi dibuka dengan koleksi 160 judul buku untuk mendukung literasi keluarga.

LAMPUNG SELATAN — Sebanyak 160 judul buku kini tersedia di pojok baca yang baru diresmikan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Lampung Selatan. Peresmian ini digelar pada Ahad (24/5/2026) atau bertepatan dengan 7 Dzulhijah 1447 H, berlokasi di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lampung Selatan.

Pojok baca ini diinisiasi oleh Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga (LBSO) PDA Lampung Selatan. Acara launching dihadiri seluruh anggota pimpinan Pleno PDA, utusan majelis lembaga, serta Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kalianda dan Kedaton.

Apa Tujuan Pojok Baca bagi Warga Lampung Selatan?

Ketua PDA Lampung Selatan, Kristanti, menyebut pojok baca ini merupakan salah satu program LBSO yang baru terealisasi. “Pojok baca ini bertujuan untuk menciptakan kebiasaan literasi, memanfaatkan dan mengubah sudut ruangan yang kosong menjadi sarana edukatif, menarik dan bermanfaat,” ujarnya dalam sambutan.

Koleksi buku yang tersedia beragam, mulai dari fiksi hingga buku ilmiah. Sebagian buku lainnya masih disimpan karena keterbatasan sarana dan prasarana di lokasi. Kegiatan ini akan terus dievaluasi, baik dari sisi pelayanan maupun ketersediaan fasilitas.

Bagaimana Target ke Depan Program Literasi Ini?

Kristanti berharap pojok baca tidak berhenti di tingkat pengurus daerah. Ia mendorong agar inisiatif serupa diikuti oleh seluruh cabang dan ranting ‘Aisyiyah di Lampung Selatan. “Tidak menutup kemungkinan, kegiatan ini juga akan dibudayakan di tingkat keluarga. Sehingga dapat mengurangi penggunaan gadget untuk anggota keluarga,” terangnya.

Seluruh buku yang menghiasi rak pojok baca merupakan hasil donasi dari anggota ‘Aisyiyah melalui Gerakan Sedekah Buku. Program ini menjadi salah satu upaya organisasi untuk menghidupkan budaya membaca di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan internal persyarikatan.

Bagikan
Sumber: suaraaisyiyah.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks