Pencarian

Lampung Terima Bantuan Bibit Perkebunan Rp210,58 Miliar untuk 30.050 Hektare, Tebu Dapat Jatah Terbesar

Jumat, 29 Mei 2026 • 17:47:01 WIB
Lampung Terima Bantuan Bibit Perkebunan Rp210,58 Miliar untuk 30.050 Hektare, Tebu Dapat Jatah Terbesar
Lampung menerima bantuan bibit perkebunan senilai Rp210,58 miliar untuk revitalisasi lahan seluas 30.050 hektare.

BANDARLAMPUNG — Alokasi bantuan bibit perkebunan untuk Lampung pada 2026 mencapai Rp210,58 miliar, mencakup lima jenis tanaman utama. Anggaran tersebut akan digunakan untuk merevitalisasi dan memperluas lahan perkebunan di 13 kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Plt Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung Endro Gunawan menyebutkan, program ini tidak hanya menyasar tanaman pangan, tetapi juga perkebunan sebagai pilar swasembada pangan nasional. "Setelah swasembada beras kita mulai ke fokus ke hilirisasi perkebunan," ujarnya di Bandarlampung, Jumat.

Anggaran Tebu Mendominasi, Capai Rp187,25 Miliar

Dari total alokasi, bantuan bibit tebu mendapatkan porsi terbesar senilai Rp187,25 miliar untuk lahan seluas 13.000 hektare. Kegiatan ini terbagi dalam dua jenis: perluasan tanaman di Kabupaten Lampung Utara dan Waykanan seluas 2.300 hektare, serta bongkar ratun di Lampung Tengah, Lampung Utara, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Waykanan seluas 10.700 hektare.

Endro menegaskan, dukungan untuk tebu dimaksudkan untuk membantu mewujudkan swasembada gula nasional. "Kita juga diminta agar bisa membantu mewujudkan swasembada gula," katanya.

Kakao dan Kelapa Dalam: Fokus pada Peremajaan Tanaman

Tanaman kakao mendapat alokasi Rp9,88 miliar untuk lahan seluas 7.450 hektare. Kegiatan peremajaan seluas 6.350 hektare akan dilakukan di Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Barat, Tanggamus, Lampung Timur, Pesawaran, dan Pringsewu. Sementara perluasan lahan seluas 1.100 hektare menyasar Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Waykanan, Mesuji, dan Tulang Bawang Barat.

Untuk kelapa dalam, pemerintah menganggarkan Rp5,68 miliar untuk peremajaan dan perluasan tanaman seluas 6.500 hektare di Lampung Selatan, Lampung Timur, Pesawaran, dan Pringsewu.

Bantuan Bibit Kopi dan Lada untuk 13 Kabupaten

Alokasi bibit kopi senilai Rp2,57 miliar digunakan untuk peremajaan tanaman seluas 1.300 hektare di Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus, Waykanan, dan Pesisir Barat. Kegiatan perluasan seluas 700 hektare dilakukan di Lampung Utara, Tulang Bawang Barat, dan Pesisir Barat.

Sementara itu, bantuan bibit lada sebesar Rp5,20 miliar dialokasikan untuk kegiatan rehabilitasi seluas 1.100 hektare di Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus, Lampung Timur, dan Waykanan.

Bagaimana Mekanisme Penyaluran Bibit ke Petani?

Bantuan ini diberikan dalam bentuk bibit siap tanam per unit per kelompok tani. Endro menjelaskan, program ini bertujuan untuk mendorong produktivitas perkebunan sekaligus memastikan petani mendapatkan akses terhadap bibit unggul. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat target hilirisasi sektor perkebunan di Lampung.

Kapan Program Ini Mulai Direalisasikan?

Seluruh kegiatan bantuan bibit perkebunan dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026. Pemerintah daerah bersama dinas terkait akan mengawal distribusi bibit agar tepat sasaran dan sesuai dengan rencana peremajaan serta perluasan lahan yang telah ditetapkan.

Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks