LAMPUNG TIMUR — Rapat koordinasi dan stadium general KONI Lampung Timur berlangsung di ruang rapat utama Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Senin (25/5/2026). Kegiatan ini menjadi pemanasan serius menjelang Musorkablub yang akan menentukan kepemimpinan baru periode 2026–2030.
Acara yang mengusung tema “Sinergitas Membangun Iklim Organisasi Olahraga yang Sehat, Transparan dan Akuntabel Menuju Lampung Timur Emas” itu dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Lampung, Margono Tarmudji, beserta jajaran pengurus provinsi dan kabupaten.
Bupati: Olahraga Bukan Sekadar Kompetisi
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah hadir sebagai keynote speaker. Ia membawakan materi bertajuk “Olahraga sebagai Instrumen Pembangunan SDM Unggul”. Dalam pemaparannya, Ela menekankan bahwa pembinaan olahraga harus dimaknai lebih luas.
“Olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, sehat, disiplin, dan berdaya saing,” ujarnya di hadapan pengurus cabang olahraga dan pemerhati olahraga yang hadir.
Komitmen itu diperkuat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Rustam Effendi. Dalam paparannya, ia menjabarkan arah kebijakan pembangunan SDM periode 2025–2029 yang menempatkan sektor olahraga sebagai salah satu pilar utama pembinaan generasi muda.
KONI Provinsi Dorong Tata Kelola Profesional
Margono Tarmudji, Wakil Ketua Umum I KONI Lampung, memberikan motivasi kepada seluruh pengurus cabang olahraga. Ia mengingatkan pentingnya soliditas organisasi dan fokus pada pembinaan atlet berprestasi di tengah era transformasi olahraga saat ini.
Menurut Margono, tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan sesuai AD/ART menjadi fondasi utama dalam membangun prestasi. “Kekuatan organisasi menjadi fondasi utama dalam membangun prestasi. Karena itu, soliditas dan tata kelola yang baik harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Apa yang Dibahas dalam Rapat Koordinasi?
Usai stadium general, agenda berlanjut dengan rapat koordinasi tertutup. Forum ini melibatkan pengurus KONI Lampung Timur, perwakilan cabang olahraga, dan pemerhati olahraga. Diskusi memfokuskan pada persiapan teknis Musorkablub yang akan digelar untuk memilih Ketua Umum KONI Lampung Timur periode 2026–2030.
Musorkablub dinilai sebagai momentum strategis. Kepemimpinan baru yang lahir dari forum ini diharapkan mampu membawa olahraga Lampung Timur lebih kompetitif, solid, dan berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Dukungan dari Pemkab Lampung Timur dan motivasi dari KONI Provinsi Lampung disebut sebagai energi baru untuk membangun organisasi olahraga yang sehat, profesional, transparan, dan berprestasi.