LAMPUNG UTARA — Personel TNI dari Koramil 412-10/TJR dan Brigif TP 45/Sai Bhumi bahu-membahu dengan warga setempat mengerjakan penimbunan tanah di pangkal jembatan, Senin (18/5/2026). Kegiatan ini merupakan agenda utama setelah struktur utama jembatan rampung dikerjakan.
“Kerja sama ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kita kebut penimbunan tanah ini agar struktur jembatan semakin kokoh sebelum masuk ke tahap selanjutnya,” ujar salah satu anggota Brigif TP 45/Sai Bhumi di lokasi.
Jembatan Gantung untuk Debit Air Ekstrem
Jembatan Perintis Garuda dirancang khusus sebagai jembatan gantung untuk mengatasi karakteristik Sungai Way Arum yang memiliki debit air ekstrem saat musim hujan. Desain ini dipilih agar struktur tetap aman meski volume air sungai melonjak drastis.
Selama ini, warga dua desa—Tulung Balak dan Tanjung Beringin—bergantung pada akses darurat yang kerap terputus saat hujan deras. Jembatan ini menjadi solusi permanen pertama yang menghubungkan kedua wilayah secara layak.
Akses Hasil Bumi, Sekolah, dan Program MBG
Kehadiran jembatan ini sudah lama dinantikan karena menjadi akses utama bagi petani untuk mengeluarkan komoditas pertanian menuju pasar. Tanpa jembatan, hasil bumi seperti kopi dan kakao harus diangkut melewati jalur memutar yang memakan waktu dan biaya lebih besar.
Selain mendongkrak roda perekonomian, jembatan ini menjadi jalur vital bagi anak-anak sekolah menuju sarana pendidikan. Tidak kalah penting, jembatan ini nantinya akan menjadi rute transportasi terbaik untuk mobilitas belanja program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bermanfaat langsung bagi pemenuhan gizi anak-anak di kedua desa.
Sinergi TNI-Rakyat di Pelosok
Pengerjaan proyek ini menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan masyarakat di daerah terpencil. Personel dari Kodim 0412/LU bersama Brigif TP 45/Sai Bhumi tidak hanya mengawasi, tetapi turun langsung melakukan pekerjaan fisik bersama warga sejak pukul 08.00 WIB.
Dengan progres yang sudah menyentuh angka 65 persen, asa warga untuk memiliki konektivitas yang aman dan layak kini sudah di depan mata. Pengerjaan tahap selanjutnya akan difokuskan pada penyelesaian struktur jembatan dan penguatan titik-titik tumpuan. #(Pendim 0412/LU) #(Brigif TP 45/Sai Bhumi)