BANDAR LAMPUNG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Lampung merilis prakiraan cuaca untuk perairan Lampung, Senin (18/5/2026). Kondisi umum didominasi berawan tebal hingga udara kabur, dengan potensi hujan ringan di sejumlah titik.
Ketinggian Gelombang dan Kecepatan Angin
Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 5–13 knot. Tinggi gelombang di perairan Lampung berada pada kategori sedang, yakni 2,0–2,2 meter. Arus laut bergerak menuju tenggara dengan kecepatan sekitar 1,0–1,3 knot.
BMKG memperingatkan potensi angin kencang sesaat (gust) yang dapat meningkat hingga 22 knot. Kondisi ini perlu diantisipasi oleh nelayan yang menggunakan kapal kecil dan kapal tradisional.
Kondisi Perairan Barat dan Teluk Lampung
Di perairan barat Lampung, gelombang diprakirakan lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya. Sementara itu, Teluk Lampung relatif lebih rendah, namun aktivitas pelayaran tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat.
Wilayah Selat Sunda bagian selatan Lampung berpotensi mengalami hujan ringan, terutama pada siang hingga malam hari. Arus laut di beberapa titik di selat tersebut tergolong cukup kuat.
Rekomendasi BMKG untuk Nelayan
BMKG Maritim Lampung mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi aktivitas maritim. Nelayan dan operator kapal kecil sebaiknya memantau pembaruan informasi cuaca sebelum berlayar. Hindari melaut saat awan gelap mulai terbentuk atau angin menguat secara mendadak.
Penggunaan perlengkapan keselamatan yang lengkap selama beraktivitas di laut juga diwajibkan. Informasi resmi dan pembaruan cuaca maritim dapat dipantau melalui kanal BMKG Maritim dan BMKG Lampung.
BMKG juga mengingatkan bahwa periode pertengahan Mei masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di sekitar perairan Sumatra bagian selatan.