METRO — Peluncuran 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual pada Sabtu (16/5/2026) menjadi tonggak baru bagi penguatan ekonomi desa di Indonesia. Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki mengikuti langsung agenda tersebut dari KDKMP Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.
Presiden Prabowo menyebutkan bahwa program ini merupakan implementasi strategis dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih. Koperasi dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi desa yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita mendirikan KDKMP ini dimulai dari konsep sampai terwujud kurang dari satu tahun. Pembangunan dimulai November 2025 hingga sekarang, berarti kurang dari enam bulan sudah bisa mengoperasionalkan 1.061 koperasi. Saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” ujar Presiden dalam sambutannya.
Enam Bulan dari November ke Mei
Menurut Presiden, proses pembangunan koperasi yang rampung dalam waktu kurang dari enam bulan menjadi bukti kerja cepat pemerintah. Seluruh koperasi yang diluncurkan telah dilengkapi gedung, gudang, sistem, barang, dan petugas pendukung.
Peluncuran dilakukan secara serentak dan terpusat di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sementara itu, peserta dari berbagai daerah, termasuk Lampung, mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting.
Apa Target Koperasi Merah Putih?
Program ini tidak sekadar mendirikan bangunan. Presiden menegaskan bahwa KDKMP menjadi langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga, menciptakan lapangan kerja, serta membangkitkan perekonomian nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menambahkan bahwa koperasi ini diharapkan hadir bukan hanya sebagai wadah usaha, tetapi juga sebagai instrumen penguat ekonomi rakyat.
“Program Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis dalam mendorong kemandirian desa, memperkuat ketahanan pangan, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata dan inklusif. Mari kita terus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan demi kemajuan bersama menuju Indonesia Emas 2045,” kata Danrem.
Siapa Saja yang Hadir di Metro?
Kegiatan di Kelurahan Yosomulyo turut dihadiri Wali Kota Metro, jajaran Forkopimda Kota Metro, Kasrem 043/Gatam, Dandim 0411/KM, serta pengurus KDKMP setempat. Kehadiran unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap program ini.