ANTARA Sampaikan Duka Mendalam, Pewarta Foto Bagus Khoirunas Belum Ditemukan Usai Liputan Erupsi Anak Krakatau

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Jumat, 18 September 2026 | 10:24:01 WIB

Kantor Berita ANTARA menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas belum ditemukannya pewarta foto Muhammad Bagus Khoirunas yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten. Direktur Pemberitaan ANTARA Virgandhi Prayudantoro menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan tim SAR gabungan dan mendampingi keluarga korban. Hingga kini, proses pencarian masih berlangsung melibatkan sejumlah instansi.

JAKARTA — Kantor Berita ANTARA menyatakan duka mendalam atas hilangnya pewarta foto Muhammad Bagus Khoirunas. Pria tersebut hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten, Senin (7/9).

Direktur Pemberitaan ANTARA Virgandhi Prayudantoro menyampaikan pernyataan resmi di Jakarta, Kamis malam. Pihaknya menegaskan terus berkoordinasi dengan seluruh tim yang membantu proses pencarian.

Upaya Pencarian dan Posko di Carita

Virgandhi mengungkapkan, sejak menerima informasi hilangnya kontak dengan Bagus, ANTARA langsung bergerak mendukung operasi SAR gabungan. Pos koordinasi didirikan di Carita, Banten, sebagai basis pemantauan pencarian.

Selain itu, ANTARA mendampingi keluarga Bagus selama situasi sulit ini. Virgandhi menegaskan pihaknya tetap bersama keluarga korban.

"Kami menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam karena hingga saat ini Saudara Bagus Khoirunas belum ditemukan. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh tim yang membantu proses pencarian, dan kami tetap bersama keluarga Bagus dalam menghadapi situasi yang berat ini," kata Virgandhi.

Apresiasi untuk Presiden hingga Rekan Media

ANTARA menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polri, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Kementerian Perhubungan. Apresiasi juga diberikan kepada rekan-rekan media, masyarakat, dan seluruh pihak yang membantu proses pencarian.

"Kami sangat menghargai seluruh pihak yang sejak awal telah memberikan dukungan, dan bekerja tanpa mengenal lelah selama proses pencarian. Dukungan ini sangat berarti bagi kami," ujar Virgandhi.

Terkait langkah selanjutnya, ANTARA akan mengikuti perkembangan lebih lanjut bersama pihak-pihak terkait. Pihaknya juga menghormati secara penuh setiap keputusan yang nantinya diambil pihak keluarga.

Dedikasi Bagus Selama Bertugas di ANTARA

Selama menjalankan tugas di ANTARA, Bagus menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan tanggung jawab sebagai pewarta. Hal itu tercermin dalam karya-karya jurnalistiknya yang menjadi teladan sekaligus cerminan semangat dan kinerja pewarta ANTARA.

"Kami sangat menghargai pengabdian, dedikasi, dan kontribusi Bagus selama menjadi bagian dari keluarga besar ANTARA," ujar Virgandhi.

Lima Pewarta Foto dan Tiga Kru Speedboat Masih Hilang

Bagus meliput erupsi Gunung Anak Krakatau bersama empat pewarta foto lainnya. Mereka adalah Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Kelima pewarta foto tersebut melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, mereka hilang kontak.

Selain kelimanya, dua kru speedboat yang ditumpangi para pewarta, yakni Warta dan Surakman, serta satu pemandu bernama Heriyanto, juga masih dinyatakan hilang.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top