PMI Provinsi Lampung bersama Pemkab Lampung Selatan membagikan 10.000 masker kepada pedagang dan pengunjung Pasar Inpres Kalianda untuk melindungi warga dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pembagian masker disertai edukasi kesehatan tentang pentingnya pelindung pernapasan saat beraktivitas di ruang terbuka. Kegiatan serupa dijadwalkan berlanjut ke Pasar Natar guna memperluas jangkauan perlindungan.
LAMPUNG SELATAN — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab Lamsel) membagikan 10.000 masker kepada masyarakat di Pasar Inpres Kalianda. Pembagian ini menyasar pedagang dan pengunjung pasar yang setiap hari beraktivitas di ruang terbuka.
Ketua PMI Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian untuk membantu melindungi warga dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK).
"Kami hadir untuk memastikan dan melindungi masyarakat dari dampak abu vulkanik, khususnya para pedagang dan pengunjung yang beraktivitas di sekitar Pasar Inpres Kalianda," ujar Purnama Wulan Sari di Kalianda, Senin.
Purnama menilai pasar perlu mendapat perhatian karena aktivitas masyarakat berlangsung setiap hari dan sebagian besar dilakukan di ruang terbuka. Kondisi itu membuat pedagang maupun pengunjung berpotensi terpapar abu vulkanik.
Selain membagikan masker, PMI Lampung memberikan edukasi kesehatan kepada pedagang dan pengunjung pasar. Edukasi menyoroti pentingnya menggunakan pelindung pernapasan saat beraktivitas di tengah potensi paparan abu vulkanik.
Sebanyak 10.000 masker dibagikan langsung kepada warga dalam kegiatan tersebut. PMI Lampung juga menyiapkan kegiatan serupa di sejumlah lokasi strategis lainnya, termasuk Pasar Natar, untuk memperluas jangkauan perlindungan masyarakat.
"Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh relawan yang sudah bekerja keras membagikan masker hari ini. Harapannya, kegiatan ini membawa manfaat nyata dan kita semua dipastikan tetap sehat serta terlindungi," kata Purnama.
Melalui kolaborasi dengan Pemkab Lampung Selatan, PMI mengimbau warga tetap tenang namun waspada terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diajak menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan abu vulkanik.
Warga juga diminta menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan pernapasan.