Pelatih kepala Persija Jakarta Shin Tae-yong mengungkapkan Witan Sulaeman absen saat melawan Persib Bandung pada laga pekan kedua BRI Super League 2026/27 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, akibat cedera hamstring. Cedera itu didapat Witan tiga hari sebelumnya dalam sesi latihan, sehingga Shin memilih tidak memaksakan sang pemain dan memberinya waktu istirahat.
JAKARTA — Witan Sulaeman tidak masuk dalam skuad Persija Jakarta saat menjamu Persib Bandung pada laga pekan kedua BRI Super League 2026/27 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu. Pelatih kepala Shin Tae-yong menyebut cedera hamstring yang dialami Witan jadi penyebabnya.
Shin menjelaskan, masalah pada otot paha Witan muncul tiga hari sebelum pertandingan, tepatnya saat sesi latihan. Kondisi itu membuatnya memilih menarik sang pemain dari daftar susunan pemain demi mempercepat pemulihan.
"Mengenai Witan, tiga hari lalu saat latihan ada masalah pada otot pahanya, jadi kami tidak memaksanya bermain dan memberinya istirahat agar pemulihannya cepat," ungkap Shin setelah pertandingan.
Keputusan itu diambil meski Witan tampil penuh pada laga pertama Persija. Saat menghadapi Borneo, ia menjadi starter dan bermain selama 77 menit dalam kemenangan 1-0.
Tanpa Witan, Persija tetap meraih hasil maksimal. Laga melawan Persib Bandung berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk tuan rumah.
Shin juga mengungkapkan alasan sejumlah perubahan yang ia lakukan di babak kedua. Salah satunya menarik keluar Rizky Ridho pada menit ke-79 untuk digantikan Jordi Amat.
Keputusan itu berdampak langsung. Persib menemukan celah di lini tengah dan pertahanan Persija, yang berujung pada gol penyama kedudukan dari Balsa Sekulic pada menit ke-81.
"Memang tidak selama 90 menit kita bisa kita aja di lapangan memegang bola. Memang suasana itu akan datang dan pergi seperti itu. Memang secara garis besar kita yang lebih menguasai bola. Tetapi karena memang Persib Bandung juga tim yang sangat baik, jadi mereka bisa menyerang kita terus dengan baik," kata Shin.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga menjelaskan alasan Kyohei Yoshino dimainkan sebagai bek sayap kanan, baik melawan Borneo maupun Persib. Menurut Shin, pemain asal Jepang tersebut punya aspek bertahan yang bagus meski posisi naturalnya adalah gelandang tengah.
"Kyohei adalah pemain berkemampuan baik dengan banyak pengalaman di J-League. Dia memiliki kemampuan bertahan yang fleksibel untuk mengisi area pertahanan seperti bek tengah, bek kanan, atau gelandang bertahan. Karena dia lebih stabil dalam bertahan daripada menyerang, saya menempatkannya di posisi bek kanan hari ini," ujar Shin.
Kemenangan atas Persib membuat Persija mengoleksi dua kemenangan dari dua laga awal BRI Super League 2026/27. Kondisi Witan Sulaeman akan menentukan opsi lini serang Persija pada laga-laga berikutnya.